KASONGAN – Seorang anak berusia enam tahun berinisial MS, dilaporkan tenggelam saat mandi di sekitar gosong pasir Sungai Katingan. tepatnya di Desa Banut Kalanaman, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Selasa (21/7/2026) sekitar Pukul 16.30 WIB. Upaya pencari dilakukan tim gabungan bersama warga, hingga korban ditmukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa pada malam hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu kondisi air Sungai Katingan sedang surut, sehingga gosong pasir timbul dan banyak warga yang datang untuk bermain di tempat itu. Korban yang merupakan warga Gang Katampung, Jalan Pembangunan, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, awalnya bermain di pinggir Sungai Katingan dengan dua temannya yang juga masih anak-anak.
Saat kejadian, posisi korban berada di tengah pasir yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari air. Tak lama, terdengar teriakan ada orang tenggelam. Setelah dicek, ternyata MS sudah tidak ada dan diduga terseret arus air.
Menurut saksi yang juga masih anak-anak, korban sempat terlihat agak ke tengah sungai. Kemudian ditegur agar kembali ke pinggir, karena arus yang lumayan deras. Korban sempat berenang ke pinggir sungai, namun setelah beberapa menit sudah tidak terlihat lagi. Saksi lalu menanyakan kepada kedua temannya yang bermain air di pinggir sungai bersama korban, namun mereka juga tidak melihat.
Saksi sempat melihat korban sudah tenggelam terbawa arus dan mengangkat tangannya sekitar 20 meter dari tempat awal bermainnya. Saksi sempat berusaha mendatangi, namun dia tidak sempat menarik tangan korban karena tidak terjangkau.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono melalui Kasat Reskrim AKP Jhon Digul Manra mengatakan, pihaknya menerima laporan peristiwa tenggelamnya seorang anak sekitar pukul 17.00 WIB. “Beberapa personel langsung menuju lokasi kejadian untuk mencari identitas korban, mencatat saksi-saksi serta kronologi kejadian,” katanya.
Upaya pencarian diilakukan tim gabungan dari Polsek Katingan Hilir, Satpolairud Polres Katingan, relawan, serta warga setempat. Tubuh korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB. Kondisinya sudah tidak bernyawa. Setelah dievakuasi, jenazah korban diserakan ke pihak keluarga. “Korban ditemukan kurang lebih 500 meter dari titik awal lokasi tenggelam. Kondisinya sudah meninggal dunia,” kata Jhon Digul Manra.
Digul mennuturkan, jika kondisi Sungai Katingan di Desa Banut Kalanaman saat itu sedang surut karena musim kemarau. Sehingga banyak warga memanfaatkan untuk bersantai dan bermain air di pinggir sungai. “Kami mengimbau warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak dan tidak membiarkan bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan,” ucapnya. (ndi/ens)












