DPRD Palangka Raya

Coffee Week Momentum Wirausaha Baru

39
×

Coffee Week Momentum Wirausaha Baru

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Penyelenggaraan Palangka Raya Coffee Week 2026 dinilai tidak sekadar menjadi ajang bagi pecinta kopi saja. Tetapi juga dapat menjadi sarana mendorong lahirnya wirausahawan baru serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Sudarto menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Palangka Raya Coffee Week 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tahun 2026.

Menurut dia, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 17 sampai 21 Juli 2026 di GPU Palampang Tarung tersebut memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami mendukung langkah Pemerintah Kota menghadirkan Palangka Raya Coffee Week 2026. Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Sudarto, Kamis (16/7/26).

Palangka Raya Coffee Week 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi dan pameran barista, tenant kopi dan food and beverage (F&B), workshop, talkshow, pertunjukan musik dan seni, hingga pameran franchise.

Sudarto menilai kehadiran pelaku usaha, investor, dan komunitas dalam satu kegiatan menjadi kesempatan berharga bagi pelaku UMKM maupun generasi muda untuk memperluas jaringan, menambah wawasan, serta memperoleh pengalaman dalam mengembangkan usaha.

“Workshop, talkshow, hingga pameran franchise menjadi wadah bagi calon pengusaha maupun pengusaha muda untuk menambah wawasan dan mencari pengalaman. Ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha sendiri,” ujarnya.

Ia berharap Palangka Raya Coffee Week dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan. Selain memperkuat citra Kota Palangka Raya sebagai daerah yang mendukung ekonomi kreatif, kegiatan tersebut diyakini mampu mendorong lahirnya pelaku usaha baru, memperkuat sektor UMKM, serta berkontribusi mengurangi angka pengangguran melalui terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja baru. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *