FeaturePulang PisauUtama

Gagang Mandau Simbol Identitas dan Kebanggaan Daerah

615
×

Gagang Mandau Simbol Identitas dan Kebanggaan Daerah

Sebarkan artikel ini
Gagang Mandau Simbol Identitas dan Kebanggaan Daerah.

Kabupaten Pulang Pisau Memasuki Usia ke-24 Tahun

Tepat pada 2 Juli 2026, Kabupaten Pulang Pisau memperingati Hari Jadi ke-24. Memasuki usia yang ke-24 tahun, kabupaten hasil pemekaran dari Kapuas ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.  Baik di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.

MENGUSUNG tema “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Dalam semangat tersebut, UMKM tidak hanya berperan sebagai penggerak roda perekonomian daerah, tapi juga menjadi garda terdepan menjaga serta melestarikan identitas budaya lokal menuju Pulang Pisau JAYA (Jujur, Aman, Yakin, dan Amanah).

Di bawah kepemimpinan Bupati H Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta (Rifa’i-Jayadi), berbagai program pembangunan terus dilaksanakan terarah dan berkesinambungan. Salah satu fokus pembangunan adalah memperkuat sektor UMKM melalui kolaborasi lintas sektor yang memadukan kearifan lokal dengan inovasi modern.

Berbagai produk unggulan daerah, seperti kerajinan anyaman rotan, kuliner khas, hingga kain tradisional batik Pulang Pisau, terus didorong agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

Gagang Mandau Karya Bersama

Salah satu capaian pembangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Pulang Pisau adalah hadirnya Tugu Gagang Mandau sebagai ikon daerah. Monumen tersebut berdiri megah di kawasan Kantor Bupati dan DPRD Pulang Pisau, serta di Bundaran Belah Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Kahayan Hilir.

Keberadaan Tugu Gagang Mandau tidak hanya mempercantik wajah ibu kota kabupaten, tapi juga menjadi simbol identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Bumi Handep Hapakat.

Tugu Gagang Mandau berada di kawasan Kantor Bupati dan DPRD diresmikan pada 2 Juli 2025 oleh Bupati H. Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, serta disaksikan unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Sementara itu, Tugu Gagang Mandau di Bundaran Belah Jalan Trans Kalimantan diresmikan pada 19 Desember 2025 oleh Bupati Ahmad Rifa’I dan Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta.

Bupati Ahmad Rifa’i mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan ikon daerah tersebut. “Pembangunan ikon daerah ini merupakan wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjaga identitas dan budaya Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya.

Menurut bupati, pembangunan Tugu Gagang Mandau tak terlepas dari peran para tokoh adat yang telah memberikan berbagai masukan, saran, dan gagasan. Pemerintah daerah hanya menjalankan dan merealisasikan aspirasi tersebut dalam bentuk pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat luas.

“Ini merupakan hasil karya bersama. Apa yang dilakukan pemerintah daerah maupun masyarakat untuk Kabupaten Pulang Pisau. Keberhasilan ini merupakan keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Mendorong Pertumbuhan UMKM dan Pariwisata

Hadirnya Tugu Gagang Mandau, penataan median jalan, serta pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Ray II memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kawasan tersebut kini berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang mendorong tumbuhnya pelaku UMKM sekaligus daya tarik wisata bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Pulang Pisau.

Selain itu, keberadaan Gedung Dekranasda di kawasan Bundaran Belah menjadi langkah strategis pemerintah daerah mempromosikan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan daerah, seperti anyaman rotan, batik Pulang Pisau, serta berbagai produk UMKM lainnya.

Perhatian Terhadap Dunia Pendidikan

Komitmen Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau meningkatkan kualitas sumber daya manusia juga diwujudkan melalui pembangunan dan rehabilitasi asrama mahasiswa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kota Palangka Raya.

Program tersebut bertujuan menyediakan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi mahasiswa asal Pulang Pisau yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Pemerintah daerah telah berhasil merampungkan pembangunan sekaligus rehabilitasi dua asrama mahasiswa tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan generasi muda daerah.

Infrastruktur dan Rest Area Penunjang Ekonomi

Selain pembangunan infrastruktur jalan desa dan kecamatan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau juga membangun rest area di Jalan Trans Kalimantan, Desa Anjir Pulang Pisau.

Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM sekaligus menjawab kebutuhan para pengemudi angkutan yang selama ini kesulitan memperoleh tempat istirahat dan area parkir yang aman serta nyaman. Keberadaan rest area diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Mendukung Program Strategis Nasional

Bupati H Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta juga menunjukkan komitmennya mendukung berbagai program strategis nasional, seperti program makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa merah putih, ketahanan pangan, serta berbagai program pembangunan lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penguatan Birokrasi Berbasis Merit

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau juga telah melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (selter). Yakni Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial dan PMD, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Sekretaris DPRD, serta satu pejabat pengawas yaitu Lurah Pulang Pisau.

Pengisian jabatan tersebut dilakukan secara objektif berdasarkan sistem merit guna memperkuat kapasitas birokrasi dan meningkatkan profesionalisme aparatur.

“Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas serta pelayanan publik,” kata Ahmad Rifa’i.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas.

Menuju Pulang Pisau JAYA

Memasuki usia ke-24 tahun, Kabupaten Pulang Pisau terus bergerak maju dengan semangat Handep Hapakat yang menjadi filosofi kebersamaan masyarakatnya.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Bupati H Ahmad Rifa’i mengajak seluruh masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, untuk terus bersinergi membangun daerah demi mewujudkan Pulang Pisau JAYA (Jujur, Aman, Yakin, dan Amanah) menuju masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Bersama melestarikan budaya, memperkuat UMKM, dan membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *