Isen MulangPalangka Raya

Orientasi PPPK Guru Memperkuat Integritas ASN

66
×

Orientasi PPPK Guru Memperkuat Integritas ASN

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (batik oranye) foto bersama saat Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi PPPK Guru angkatan XI, XII, XIII, dan XIV di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2026). FOTO MEDIA CENTER UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin membuka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Angkatan XI, XII, XIII, dan XIV di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fairid Naparin menekankan pentingnya penerapan core values aparatur sipil negara (ASN) BerAKHLAK sebagai landasan utama membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Menurut dia, nilai BerAKHLAK yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus menjadi pedoman bagi setiap aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Nilai ASN BerAKHLAK adalah fondasi kepercayaan publik. Sementara kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang efektif, responsif, dan berkualitas,” tegas Fairid.

Ia menilai keberadaan PPPK tidak hanya sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik, tetapi juga sebagai bagian dari sistem merit yang mengedepankan kualitas, kompetensi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, para PPPK guru diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, serta semangat melayani dalam setiap pelaksanaan tugas di lingkungan pendidikan.

Selain memperkuat pemahaman terhadap nilai dan etika ASN, orientasi ini juga menjadi sarana pembentukan karakter aparatur yang siap mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan di Kota Palangka Raya.

Fairid pun mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan menjaga semangat pengabdian demi mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *