Kapuas

Bapperida Paparkan Kajian Model Lahan Pertanian

56
×

Bapperida Paparkan Kajian Model Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN : Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi, bersama intansi terkait saat menggelar rapat. ALX

KUALA ​KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas hasil penelitian strategis di bidang penelitian dan pengembangan (Litbang).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas.  Forum diskusi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Tim Peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas PGRI Palangka Raya (UPPR), perwakilan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kalteng, serta perwakilan dari sejumlah Perangkat Daerah terkait.

Dalam arahannya, Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M. Saribi menjelaskan bahwa forum ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil koordinasi dalam FGD yang telah dilaksanakan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sebelumnya. “Kajian komprehensif ini dikerjasamakan secara khusus dengan Bidang Litbang dan Inovasi Daerah Bapperida,”ucapnya.

Saribi menekankan bahwa hasil kajian model perencanaan lahan ini akan menjadi masukan yang sangat krusial bagi arah kebijakan daerah, terlebih karena momentumnya bertepatan dengan penyusunan program strategis nasional.

“Kajian model perencanaan dan penggunaan lahan untuk pertanian tanaman pangan di Kabupaten Kapuas ini merupakan masukan yang sangat berharga bagi kita. Alhamdulillah, kemarin kami juga baru saja mengikuti rapat koordinasi di Jakarta bersama Kementerian Koordinator (Menko) untuk menyusun Area of Interest (AoI). Sehingga, substansi hasil FGD hari ini sangat sinkron dan relevan,”terangnya.

​Melalui sinergi antara akademisi dari UPPR, praktisi modernisasi pertanian, dan instansi lintas sektor ini, Pemkab Kapuas berharap model perencanaan lahan yang dihasilkan dapat langsung diimplementasikan.

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sektor pertanian pangan lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional. Ditambah lagi dengan penyusunan AoI bersama pemerintah pusat, posisi Kabupaten Kapuas dipastikan makin strategis dalam peta pengembangan agrobisnis ke depan.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *