Kapuas

Awas Puncak El Nino Juli Hingga September

87
×

Awas Puncak El Nino Juli Hingga September

Sebarkan artikel ini
APEL : Bupati Kapuas saat hadiri apel siaga antisipasi El nino. ALX

Antisipasi El Nino, Bupati Ajak Masyarakat Amankan Lahan Gambut

Musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dan panjang. Hal ini disebabkan dampak dari El Nino yang melanda Indonesia. Lau bagaimana persiapan Pemkan Kapuas menghadapi ancaman Karhutla.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Langkah kesiapsiagaan ini ditegaskan melalui gelaran Apel Siaga Karhutla yang dipusatkan di Lapangan PT Globalindo Agung Lestari, Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai.

​Kegiatan  ini dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas, H.M Wiyatno, Sebagai bentuk penguatan langkah preventif. Apel tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak perusahaan swasta dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat garda terdepan pencegahan kebakaran di tingkat desa.

​Dalam arahannya, Bupati Kapuas H.M Wiyatno mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan satgas untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan proyeksi cuaca, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan akan berlangsung lebih panjang dan jauh lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya. Puncak El Nino diperkirakan dimulai Juli hingga September 2026.

Kondisi ekstrem ini dipicu oleh potensi fenomena El Niño kategori moderat hingga kuat, yang diprediksi akan terus bertahan hingga awal tahun 2027. “Puncak risiko Karhutla diperkirakan terjadi pada Juli hingga September. Kabupaten Kapuas, khususnya wilayah Mantangai dan Dadahup yang didominasi lahan gambut, sangat rentan terhadap kebakaran apabila tidak diantisipasi sejak dini,” tegasnya.

​Mengingat tingginya risiko di wilayah lahan gambut, Pemkab Kapuas menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Kehadiran berbagai pihak dalam apel siaga ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Kapuas.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, serta sejumlah kepala dinas terkait.

Selain itu, jajaran Camat Mantangai dan Dadahup, manajemen perusahaan, aparat keamanan (TNI/Polri), kepala desa, tokoh masyarakat, hingga personel MPA juga menyatukan barisan sebagai peserta apel guna memastikan kesiapan personel dan armada pemadam di lapangan.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *