Ketika Domino Menjadi Salah Satu Cabang Olahraga yang Diakui Pemerintah
Dimino atau lebih dikenal permainan Gaplek, biasanya dipermainkan di ruang sempit di pos ronda sambil jaga malam. Namun kini sudah bertransformasi dari permainan rekreasi masyarakat menjadi olah raga prestasi.
Cabang olah raga ini sudah berdiri secara resmi mulai dari pusat, provinsi hingga ke kabupaten. Namanya Orado (Federasi Olahraga Domino Nasional). Karena sudah menjadi salah satu cabang olah raga resmi, Domino sudah bisa dipertandingan di event-event resmi pemerintah seperti Porprov atau PON.
Organisasi olah raga ini juga sudah berdiri di Kabupaten Kapuas dengan nama Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO). Untuk memperkenalkan organisasi ini pengurus cabang menggelar Open Turnamen Olahraga Domino. Kompetisi yang menjadi ajang adu kecerdasan dan strategi ini diselenggarakan di D’Silva Cafe, Desa Anjir Serapat Baru, Kecamatan Kapuas Timur baru-baru ini.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh olahraga, pengurus organisasi, serta pejabat daerah setempat. Beberapa masyarakat yang memiliki hoby main domino juga turut hadir sekaligus ikut bertanding.
Selain itu, hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kapuas sekaligus Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kapuas, Dodo, dan beberapa kepala OPD. Wakil Bupati Kapuas membuka secara resmi Open Turnamen Domino tingkat Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutannya, Dodo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak penyelenggara atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan bahwa domino di bawah naungan resmi ORADO kini telah bergeser paradigma, dari sekadar permainan pengisi waktu luang menjadi cabang olahraga yang diakui.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Olahraga domino yang dibina secara resmi oleh ORADO telah diakui sebagai cabang olahraga yang melatih kecerdasan, strategi, dan sportivitas, bukan sekadar permainan biasa,”katanya.
Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi yang kompetitif, melainkan juga menjadi sarana silaturahmi yang positif bagi masyarakat. “Ini menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk berkumpul dan menyalurkan hobi secara sehat,” pungkasnya.
Turnamen ini diharapkan dapat menjaring atlet-atlet domino berbakat dari Kabupaten Kapuas yang nantinya siap bersaing di ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.(Alx)












