DPRD Kalimantan Tengah

‎Warga Katingan Krisis Air Bersih

75
×

‎Warga Katingan Krisis Air Bersih

Sebarkan artikel ini
‎RAPAT : Juru bicara Daerah Pemilihan Katingan, Gumas dan Palangka Raya Siti Nafsiah. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

Harapkan Jalan Nasional dan Irigasi Segera Dibangun

‎PALANGKA RAYA – Persoalan infrastruktur jalan hingga jaringan irigasi masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di Kabupaten Katingan. Aspirasi tersebut mencuat dalam laporan hasil reses anggota DPRD Kalteng yang disampaikan pada Rapat Paripurna  penutup massa sidang 2 di Gedung DPRD Kalteng beberapa hari lalu.

Juru bicara Daerah Pemilihan Kabupaten Katingan, Siti Nafsiah mengatakan, kegiatan reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. “Reses juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara DPRD dan konstituen, sekaligus membangun mekanisme komunikasi dua arah antara masyarakat, DPRD dan Pemerintah Daerah yang telah dilaksanakan pada tanggal 05 sampai dengan 12 April 2026,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, hasil kompilasi reses menemukan sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari kerusakan infrastruktur jalan, krisis air bersih hingga kebutuhan fasilitas umum di wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di daerah.

‎Nafsiah mengungkapkan, usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat Kabupaten Katingan ialah peningkatan akses jalan nasional yang selama ini menjadi jalur utama penghubung warga. “Peningkatan dan perbaikan Jalan Poros Nasional Tumbang Samba ke Tumbang Hiran menjadi usulan terbanyak masyarakat. Selain itu, perbaikan dan pengaspalan jalan menuju Tumbang Samba KM 30 dari Desa Karya Unggang juga jadi perhatian,” terangnya.

‎Selain infrastruktur jalan, kebutuhan irigasi dan normalisasi sungai juga menjadi aspirasi utama masyarakat di wilayah pedesaan. “Di Desa Telaga masyarakat mengusulkan normalisasi irigasi di daerah pinggiran sungai sepanjang kurang lebih lima kilometer. Sedangkan Desa Luwuk Kiri juga meminta perbaikan jaringan irigasi sepanjang kurang lebih tiga kilometer untuk mendukung sektor pertanian,” tambahnya.

‎DPRD Kalteng berharap seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses dapat masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah serta menjadi prioritas pemerintah daerah sesuai kemampuan anggaran. Dewan juga berkomitmen terus mengawal kebutuhan masyarakat agar pembangunan di daerah berjalan merata dan tepat sasaran.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *