DPRD Kalimantan Tengah

‎Insfrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Pedesaan

96
×

‎Insfrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Pedesaan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng Dapil II, Ferry Khaidir. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Insfrastruktur yang kurang layak menjadi keluhatan utama warga pedesaan di wilayah Kabupaten Kotim dan Seruyan. Ini terungkap setelah anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir melakukan reses ke beberapa desa di dua kabupaten tersebut.

Menurutnya berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, fasilitas umum hingga dukungan ekonomi warga mencuat saat anggota DPRD Kalteng melakukan kunjungan kerja ke daerah teresbut.

“Berbagai aspirasi masyarakat ini menjadi perhatian kami, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan akses masyarakat di pedesaan,” ujarnya, Rabu (13/5).

‎Ia menjelaskan, mayoritas warga mengeluhkan kondisi infrastruktur yang masih belum memadai. Di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, masyarakat meminta perbaikan Jalan Kayu Ulin di bantaran Sungai Mentaya Seberang.

Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan jembatan, gorong-gorong, kelanjutan box culvert penghubung jalan desa, hingga pengadaan ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. “Akses jalan yang memadai tentu sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah perkebunan dan pertanian,” katanya.

‎Ia menambahkan, tidak hanya infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan harapan terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui bantuan bibit ternak seperti sapi, kambing, ayam dan itik. “Warga di sejumlah RT juga meminta pembangunan saluran irigasi pertanian, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta penguatan jaringan telekomunikasi agar konektivitas antarwilayah semakin baik,” tambah Ferry.

‎Selain menyerap aspirasi warga di Mentaya Seberang, Ferry juga menerima berbagai usulan dari masyarakat Desa Karang Sari dan Desa Karang Tunggal, Kecamatan Parenggean. Aspirasi yang disampaikan antara lain pengecoran jalan desa, renovasi posyandu, bantuan fasilitas olahraga, pembangunan rumah ibadah hingga penambahan fasilitas umum lainnya.

“Saya berharap seluruh masukan masyarakat tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan masuk dalam prioritas pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga pedesaan di Kalteng,” tutupnya.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *