Kalimantan TengahPalangka RayaUtama

Omzet Pasar Ramadan Datah Manuah Rp 2,18 Miliar

387
×

Omzet Pasar Ramadan Datah Manuah Rp 2,18 Miliar

Sebarkan artikel ini
DATAH MANUAH : Pasar Ramadan Datah Manuah bernuansa modern diserbu warga, benerapa waktu lalu. RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Ramadan Datah Manuah, Kota Palangka Raya, melonjak tajam selama Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026. Hingga pertengahan Maret, total transaksi pedagang di Pasar Ramadan bernuansa modern itu tercatat mencapai Rp 2,18 miliar. Melampaui target awal yang ditetapkan Rp 2 miliar.

Capaian tersebut dilaporkan penanggung jawab pasar, Ngurah Putu kepada Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menyampaikan perkembangan pelaksanaan Pasar Ramadan tersebut.

Realisasi transaksi tersebut bahkan telah melampaui target meskipun aktivitas Pasar Ramadan belum berakhir. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan pasar musiman itu.

“Target awal Rp 2 miliar hingga akhir kegiatan. Namun sampai saat ini sudah lebih dari Rp 2 miliar. Tepatnya Rp 2 miliar 182 juta,” ungkap Ngurah Putu, Minggu (15/3/2026).

Ia mengungkapkan, sistem transaksi di Pasar Ramadan Datah Manuah menggunakan dua metode pembayaran. Yakni tunai dan non-tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Namun demikian, pembayaran tunai masih menjadi metode yang paling dominan digunakan pengunjung. Dari total transaksi yang tercatat, sekitar 60 persen dilakukan secara tunai, sementara 40 persen menggunakan QRIS. “Sampai 14 Maret, transaksi QRIS sekitar Rp 400 juta, sedangkan pembayaran tunai sekitar Rp 1,7 miliar,” jelasnya.

Pasar Ramadan tersebut diikuti 70 pedagang yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner dengan rentang usia 30 hingga 60 tahun.

Untuk memastikan pencatatan omzet berjalan tertib, panitia menerapkan sistem pelaporan harian menggunakan formulir digital. Pedagang yang belum terbiasa dengan sistem tersebut dibantu panitia dalam proses pencatatan transaksi.

Berdasarkan data panitia, rata-rata perputaran uang di Pasar Ramadan itu mencapai Rp 80 juta per hari. Sejak dibuka 19 Februari hingga 14 Maret 2026, jumlah pengunjung tercatat mencapai 61.980 orang.

Menanggapi capaian tersebut, Wali Kota Fairid Naparin mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Ramadan Datah Manuah. Karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Kita tentu mengapresiasi kegiatan ini karena mampu meningkatkan aktivitas masyarakat di pasar sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku UMKM selama bulan Ramadan,” kata Fairid. (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *