Feature

Dapat Motivasi dan Bantuan, Siswi SMA Meneteskan Air Mata

269
×

Dapat Motivasi dan Bantuan, Siswi SMA Meneteskan Air Mata

Sebarkan artikel ini
BERI SEMANGAT : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memberi semangat korban kebakaran di Masjid Al Aqsa, Gang Suka Maju II, Jalan Dr Murjani, Palangka Raya, Rabu (11/3/2026). RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

Ketika Gubernur, Kapolda dan Pangdam Bertemu Korban Kebakaran di Masjid Al Aqsa

Petang itu, Masjid Al Aqsa di ujung Gang Suka Maju II, Jalan Dr Murjani, Kota Palangka Raya, menjadi tempat mengungsi sementara warga usai kebakaran Selasa malam (10/3/2026). Masjid itu kini berubah menjadi tempat berteduh sementara bagi mereka yang rumahnya ludes dilalap api.

RICKY THEODORUS, Palangka Raya

SUASANA dalam Masjid Al Aqsa saat itu terlihat berbeda dari biasanya. Warga duduk bersama sore itu sambil bercerita tentang malam ketika api datang dan mengubah hidup mereka dalam hitungan menit.

Kebakaran di Gang Suka Maju itu menghanguskan sedikitnya 20 rumah di permukiman padat penduduk itu. Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal. Banyak dari mereka hanya bisa menyelamatkan diri dengan pakaian di badan.

Di tengah suasana duka itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Irjewn Pol Iwan Kurniawan serta Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin datang langsung menemui korban kebakaran itu, Rabu (11/3/2026). Gubernur dan rombongan berjalan menyusuri lokasi kebakaran, lalu masuk ke masjid untuk berbincang dengan warga yang kini tinggal sementara di sana.

“Setiap duka masyarakat adalah duka kami semua di sini. Termasuk Pak Pangdam maupun Pak Kapolda. Untuk itu kami selaku pemerintah hadir di sini,” ungkap Agustiar di hadapan warga.

Pemerintah memastikan akan membantu para korban. Rumah yang rusak parah akan mendapat bantuan Rp 15 juta, rusak sedang Rp 10 juta, dan rusak ringan Rp 7,5 juta. Saat ini, pemerintah masih inventarisasi untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan warga.

Tak hanya itu, seluruh warga terdampak juga dipastikan mendapat Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Kartu tersebut nantinya bisa digunakan untuk mengakses berbagai bantuan pemerintah, termasuk dukungan pendidikan bagi anak-anak mereka.

Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan yang turut hadir mengingatkan pentingnya pencegahan kebakaran. Menurutnya, masyarakat harus lebih waspada. Terutama soal api di rumah dan sistem keamanan ketika meninggalkan rumah.

Sementara Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin juga mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati menjelang musim mudik Lebaran. Rumah yang ditinggalkan, katanya, harus benar-benar dipastikan aman dari aktivitas dapur maupun instalasi listrik.

Di antara para korban yang duduk dalam masjid, ada Shafa Elwafa (17). Siswi kelas XII SMA itu sebenarnya sedang memikirkan masa depan setelah lulus sekolah. Ia ingin kuliah, tapi kondisi ekonomi keluarganya membuatnya belum berani bermimpi terlalu jauh. Saat Gubernur Agustiar menyemangatinya untuk terus melanjutkan pendidikan, air mata Shafa tak terbendung. Di tengah puing rumah yang hangus, harapan itu rupanya masih ada.

Saat itu, Gubernur Agustiar Sabran bersama rombongan juga memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran di Gang Suka Maju II itu. (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *