PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana mengimbau, seluruh masyarakat di wilayah Kalteng agar tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang marak di media sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Okki, momentum menjelang hari raya seringkali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, untuk melakukan tindakan penipuan dengan berbagai modus yang terus berkembang.
Beberapa bentuk penipuan yang umum terjadi antara lain penawaran paket lebaran dengan harga sangat murah namun tidak terbukti kebenarannya, penarikan dana atas nama biaya administrasi pembayaran THR atau bantuan sosial, hingga penipuan melalui ajakan investasi dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.
“Jelang Idul Fitri, kita sering melihat berbagai penawaran menarik di media sosial. Namun masyarakat harus tetap tenang dan cermat, dalam mengevaluasi setiap penawaran yang muncul, karena tidak sedikit di antaranya merupakan modus penipuan yang dapat merugikan secara finansial,” ucapnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, bahwa penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi keaslian setiap informasi yang diterima sebelum mengambil langkah apapun, seperti melakukan transfer uang atau memberikan data pribadi. Selain itu, masyarakat juga diimbau, untuk segera melaporkan setiap dugaan penipuan yang ditemui kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
“Kita harus saling mengingatkan, antar keluarga dan tetangga agar tidak mudah terpengaruh oleh janji-janji yang terlalu menarik. Dengan tetap waspada dan cermat, kita dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan damai tanpa harus mengalami kerugian akibat penipuan,” pungkasnya. (rdi)
Dewan Imbau Waspadai Penipuan Melalui Medsos Jelang Idul Fitri












