DPRD Kotawaringin Timur

Sekolah dan Puskesmas di Jalur Poros Dinilai Perlu Direvitalisasi

245
×

Sekolah dan Puskesmas di Jalur Poros Dinilai Perlu Direvitalisasi

Sebarkan artikel ini
Sekolah
Kalangan DPRD Kotim saat rapat kompilasi pembahasan APBD 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Senin (27/10/2025). Foto: Apri/Raka

SAMPIT – Kondisi sejumlah sekolah dan fasilitas publik di sepanjang jalur poros utama Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Langkap menilai, banyak bangunan sekolah yang sudah tidak layak dan mendesak untuk segera direvitalisasi.

Menurutnya, jalur poros yang menghubungkan Cempaga Hulu – Sampit – Telawang hingga Ujung Pandaran merupakan, kawasan strategis antar kabupaten, sekaligus menjadi etalase wajah pendidikan dan pelayanan publik di Kotim.

“Setiap hari jalur itu dilalui ribuan kendaraan dari berbagai daerah seperti Kobar, Lamandau, Sukamara, Seruyan dan Katingan. Sekolah – sekolah di pinggir jalan itu terlihat jelas, dan kondisi bangunannya mencerminkan kualitas pendidikan kita,” ujar Langkap dalam rapat kompilasi pembahasan APBD 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin (27/10/2025).

Ia mencontohkan, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN Rubung Buyung. Menurutnya, perbaikan sekolah di jalur utama tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut citra pemerintah dalam memprioritaskan sektor pendidikan.

“Kalau pemerintah fokus melakukan revitalisasi di jalur poros ini, masyarakat akan melihat keseriusan pemerintah membenahi pendidikan sekaligus meningkatkan mutu layanan publik,” tegasnya.

Selain sekolah, Langkap juga meminta perhatian terhadap puskesmas dan fasilitas umum lainnya yang berada di sepanjang jalur poros Kalteng.

Ia menilai, peningkatan fasilitas kesehatan dan pelayanan dasar masyarakat di kawasan tersebut perlu menjadi program prioritas daerah.

“Revitalisasi jalur poros Kalteng, bisa menjadi langkah strategis untuk menampilkan wajah pendidikan dan pelayanan publik Kotim yang lebih baik,” pungkasnya. (pri/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *