PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II Angkatan I serta Golongan III Angkatan VI hingga X Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng di Aula BPSDM, Jumat (10/10/2025) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta peserta pelatihan.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menutup kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutan yang disampaikannya, Leonard memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan Latsar dengan baik.
“Selamat kepada para peserta yang telah menuntaskan pelatihan. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan titik awal pengabdian sebagai ASN yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Leonard juga menegaskan, pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar ASN, khususnya BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).
Menurutnya, ASN harus menjadi contoh teladan dalam pelayanan publik dan terus berinovasi untuk mendukung kemajuan daerah.
“ASN adalah wajah pemerintahan. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang mengedepankan pelayanan, mampu bekerjasama dan adaptif terhadap perubahan,” tambahnya.
Plt Sekretaris BPSDM Provinsi Kalteng, Nooril Harniar Maulida, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama Latsar adalah membentuk ASN yang unggul dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah. Seluruh peserta telah dibekali dengan kompetensi teknis, manajerial serta nilai-nilai dasar ASN.
“Pembentukan karakter dan integritas ASN menjadi fokus utama. Kami berharap, peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh dalam lingkungan kerja masing-masing,” jelas Nooril.
Sebagai penutup acara, perwakilan peserta, Erika Rosalia, turut menyampaikan, kesan dan pesannya selama mengikuti pelatihan.
Ia mengucapkan, rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami belajar banyak tentang arti menjadi pelayan masyarakat sejati, mulai dari kedisiplinan, kerja sama tim, hingga empati. Kami berkomitmen untuk mengabdi sepenuh hati demi Kalteng yang lebih baik,” ucap Erika penuh semangat.
Dengan selesainya kegiatan ini, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing, membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Tambun Bungai. (ifa/abe)












