PALANGKA RAYA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalteng yang disebut telah terserap 100 persen menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan usaha. DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) pun mendukung upaya bank daerah tersebut mengajukan tambahan anggaran KUR kepada pemerintah pusat.
Berdasarkan data OJK Kalteng, penyaluran KUR di Provinsi Kalteng mencapai Rp2,38 triliun kepada 29.596 debitur melalui sembilan bank dan satu lembaga keuangan bukan bank (LKBB). Dari jumlah tersebut, Bank Kalteng menduduki urutan ketiga dalam menyalurkan KUR senilai Rp174,35 miliar kepada 1.319 debitur.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, mengatakan penyerapan KUR Bank Kalteng hingga 100 persen mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan sekaligus menunjukkan peran bank daerah dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Saat ini Bank Kalteng dalam proses pengajuan anggaran tambahan KUR yang masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Ini menunjukkan keseriusan Bank Kalteng dalam membantu masyarakat, khususnya UMKM,” ujarnya, Kamis (8/10).
Purdiono menegaskan, DPRD Kalteng mendukung langkah Bank Kalteng untuk meningkatkan daya saing dengan bank komersial lainnya. Namun, sebagai bank milik daerah yang sahamnya melibatkan pemerintah provinsi serta 14 kabupaten/kota, Bank Kalteng juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kalteng.
“Harapan kita, di samping dimiliki oleh kabupaten/kota, Bank Kalteng juga memang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain penyaluran kredit, Purdiono berharap program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Bank Kalteng selaras dengan visi dan misi gubernur serta bupati di kabupaten/kota se-Kalteng. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat mendukung kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Komisi I DPRD Kalteng sebagai salah satu mitra kerja Bank Kalteng terus memantau perkembangan bank daerah melalui rapat kerja dan kunjungan. Purdiono berharap sinergi Bank Kalteng, pemerintah daerah, dan DPRD terus diperkuat agar perkembangan bank sejalan dengan peningkatan akses pembiayaan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(sep)












