Peristiwa

Siang Bolong Bangunan SMA Negeri 1 Sungai Babuat Berkobar, Kerugian Capai 2 Miliar Lebih

70
×

Siang Bolong Bangunan SMA Negeri 1 Sungai Babuat Berkobar, Kerugian Capai 2 Miliar Lebih

Sebarkan artikel ini
Siang Bolong Bangunan SMA Negeri 1 Sungai Babuat Berkobar Kerugian Capai 2 Miliar Lebih.

PURUK CAHU – Rabu (30/9/2026) kemarin jadi hari nahas yang menimpa bangunan sekolah SMA Negeri 1 Sungai Babuat yang besara di Desa Tumbang Bantian Kecamatan Sungai Babuat, pasalnya api akhirnya menghanguskan 4 (empat) bangunan sekolah yang mayoritas berbahan kayu (mudah terbakar), dari kejadian tersebut diperkirakan kerugian materi capai 2 miliar rupiah.

Wakapolres Murung Raya Kompol Puji Widodo SH melalui Kapolsek Permata Intan Ipda Indra Pacitawan Nurcahyo SE membenarkan peristiwa kebakaran tersebut yang keadiannya pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 wib oleh Eliftri staf Korwil UPT Kecamatan Sungai Babuat bersama beberapa guru yang mengajar di sekolah tersebut.

“Asap pertama kali keluar dari ruang guru, setelah disampaikan telah terjadi peristiwa kebakaran, sementara menunggu tim pemadam dari pihak perusahaan serta tim dari kabupaten, untuk upaya pemadaman secara manual oleh para guru bersama warga sekitar lokasi kejadian sehingga cukup sulit dipadamkan,” kata kapolsek saat dikonfirmasi awak media, Kamis (1/10/2026).

Sekitar pukul 13.00 wib barulah beberapa tim pemadam kebakaran bersama unit mobil pemadam berdatangan atau tiba dilokasi kejadian, sehingga sekitar pukul 13.30 wib api berhasil dipadamkan, namun hanya menyisakan 5 (lima) bangunan kelas yang tidak ikut terbakar.

“4 unit ruangan terbakar diantaranya ruang kantor / guru, ruang laboratorium, ruang perpustakaan, ruang aula, beserta isinya seperti laptop cromebook, tv, Ipad, dan lainnya, serta dokumen sekolah yang ditaksir kerugian materi akibat peristiwa ini berkisar 2 miliar lebih, dan tanpa korban jiwa ataupun luka – luka,” papar kapolsek lagi.

Hingga saat ini hingga saat ini pihaknya telah mengamankan lokasi kejadian dengan dipasangi garis polisi guna penyilidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut, tandas Ipda Indra Pacitawan singkat. (udi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *