PALANGKA RAYA – Kondisi bangunan SD Negeri 1 Tumbang Rungan, Kota Palangka Raya, yang mulai lapuk dan dimakan rayap menjadi gambaran belum optimalnya perhatian terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Bangunan sekolah yang sebagian berbahan kayu itu harus segera direnovasi. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kenyamanan sekaligus rasa aman murid selama mengikuti belajar mengajar.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif M Norkim meminta pemerintah segera menindaklanjuti kondisi sekolah tersebut. “Bangunan sekolah yang ada sekarang kondisinya sudah memprihatinkan karena berbahan kayu dan dimakan rayap. Ini tentu perlu mendapat perhatian pemerintah,” katanya di Palangka Raya, Senin (21/9/2026).
Menurut Arif, fasilitas pendidikan yang layak merupakan kebutuhan dasar bagi siswa. Jangan sampai kondisi bangunan justru membuat siswa merasa khawatir ketika berada di ruang belajar. “Jangan sampai kondisi bangunan yang kurang layak membuat siswa belajar dengan rasa penuh khawatir. Mereka harus mendapatkan tempat belajar yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Persoalan tersebut, lanjut ia, tidak berdiri sendiri. Arif juga menyoroti minimnya realisasi pembangunan di Kelurahan Tumbang Rungan berdasarkan informasi yang disampaikan pihak kelurahan.
Selama dua tahun terakhir, disebut tidak ada satu pun hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kota Palangka Raya maupun hasil reses DPRD yang terealisasi di wilayah tersebut. “Informasi dari pihak kelurahan, selama dua tahun ini belum ada hasil Musrenbang Pemko maupun hasil reses DPRD yang terealisasi di Tumbang Rungan,” katanya.
Kondisi itu dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah agar usulan masyarakat yang telah disampaikan melalui mekanisme perencanaan pembangunan tidak berhenti pada tahap pengusulan.
Arif menegaskan, perbaikan SD Negeri 1 Tumbang Rungan menjadi salah satu kebutuhan prioritas, mengingat kondisi bangunannya sudah memerlukan penanganan. “Harapan kami, kondisi SD Negeri 1 Tumbang Rungan ini bisa segera ditindaklanjuti termasuk usulan pembangunan lainnya dari masyarakat Tumbang Rungan agar benar-benar dapat direalisasikan,” demikian Arif. (ifa)












