Feature

Menekuni Astronomi dan Ingin Tahu Alam Semesta

54
×

Menekuni Astronomi dan Ingin Tahu Alam Semesta

Sebarkan artikel ini
BERPRESTASI : Prastyo Ramadhan (kiri) bisa meraih honorable mention bidang Astronomi pada OSN Jenjang SMA/MA/SMK Tingkat Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang. FOTO DOKUMEN UNTUK RADAR KALTENG

Prastyo Ramadhan, Siswa MAN Kotim Berprestasi di Tingkat Nasional

Prastyo Ramadhan dan juga beberapa siswa lainnya sudah membuktikan, bahwa pelajar dari daerah bisa meraih perstasi di tingkat nasional. Karena dari bangku Kelas XII MAN Kotawaringin Timur Plus Keterampilan, Prastyo sudah menekuni astronomi dan menjadikannya jalan untuk menguji rasa ingin tahunya tentang alam semesta.

JARAK bumi dengan benda-benda langit yang begitu jauh tidak menyurutkan langkahnya untuk mempelajari bagaimana semuanya bergerak dan bekerja.

Namun berkat ketekunannya, dia bisa membawa hasil yang membanggakan dari tingkat nasional. Dia meraih honorable mention bidang Astronomi pada OSN Jenjang SMA/MA/SMK Tingkat Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang.

Di tengah persaingan yang ketat, Prastyo juga menemukan pelajaran lain. Kompetisi bukan hanya tentang siapa yang mampu menjawab soal paling banyak atau memperoleh penghargaan tertinggi.

Ada sikap yang harus dijaga selama berada di arena kompetisi. “Kesan yang saya dapatkan adalah suasana kompetisinya sangat kompetitif. Bagaimana kita harus tetap bersikap profesional dalam tiap waktu,” akuinya.

Guru pendamping sekaligus pembimbing OSN Astronomi Kasmawati mengatakan, perjalanan Prastyo Ramadhan hingga tingkat nasional merupakan hasil dari proses panjang.

Tahapan itu dimulai dari seleksi di sekolah, kemudian kabupaten/kota, provinsi, semifinal, hingga akhirnya mampu tampil di tingkat nasional.

“Bisa sampai sejauh ini tentu menjadi sebuah kebanggaan yang luar biasa. Terlebih lagi, Prastyo Ramadan dapat mewakili Kalteng hingga tingkat nasional. Semua perjuangan, proses, dan pengalaman yang kami lalui menjadi bagian yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Di balik pencapaian tersebut, ada banyak pihak yang ikut mengiringi langkah Prastyo. Kedua orang tua menjadi bagian penting dalam perjuangannya melalui bimbingan dan doa.

Dukungan juga datang dari Kasmawati, dewan guru, Kaur TU dan staf TU MAN Kotawaringin Timur, Kepala Madrasah Djumali, serta berbagai pihak dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur.

Persiapan Prastyo juga mendapat pendampingan dari Tim Pembina UIN Palangka Raya, khususnya Luvia Ranggi Nastiti dan Nadia Azizah dari Dosen Tadris Fisika, serta mahasiswa M Miwa Al Bukhori dan Andi Haryanto.

Kini Prastyo telah pulang dari panggung nasional membawa honorable mention. Namun penghargaan itu bukan satu-satunya hal yang ia bawa pulang.

Ada pengalaman bertemu pelajar hebat dari berbagai daerah, pelajaran tentang profesionalisme, serta keyakinan baru bahwa kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional tidak hanya milik mereka yang belajar di kota-kota besar.

Dari Kotim, Prastyo Ramadhan telah membuktikannya. Langit yang ia pelajari memang terbentang sangat luas. Dan di bawah langit yang sama, ia kini memiliki ruang yang lebih luas pula untuk mengejar mimpi. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *