DPRD Kalimantan Tengah

Anggaran Karhutla Fokus Lindungi Masyarakat

33
×

Anggaran Karhutla Fokus Lindungi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Agie

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Agie mendorong penggunaan anggaran Karhutla fokus pada perlindungan masyarakat yang dilakukan sejak awal.

Menurut Agie, pencegahan harus menjadi bagian penting dalam penyusunan anggaran karhutla. Pemerintah tidak seharusnya hanya memperbesar dukungan anggaran ketika kebakaran sudah meluas dan asap mulai mengganggu masyarakat.

‎

‎“Kalau bicara karhutla, yang paling penting masyarakat jangan sampai terus menjadi korban dampaknya. Karena itu, pencegahan harus diperkuat dari awal,” ujar Agie, Selasa (22/9).

‎

‎Ia mengatakan kabut asap akibat karhutla dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat. Kondisi udara yang memburuk berpotensi membuat warga membatasi kegiatan di luar rumah, sementara anak-anak juga dapat terdampak dalam mengikuti proses pembelajaran.

‎

‎“Dampaknya bukan hanya lingkungan yang terbakar, tetapi kesehatan masyarakat juga terganggu. Aktivitas sehari-hari, sekolah, pekerjaan dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa ikut terdampak,” kata Agie.

‎

‎Agie menilai kondisi tersebut harus menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan prioritas anggaran. Penguatan pemantauan wilayah rawan, kesiapsiagaan personel, sarana pemadaman awal serta dukungan kepada masyarakat di daerah rawan dinilai penting agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

‎

‎“Anggaran pencegahan karhutla harus disusun secara memadai, terutama untuk wilayah yang tingkat kerawanannya tinggi dan masyarakatnya rentan terkena dampak asap,” tegasnya.

‎

‎

‎Ia berharap pemerintah dapat menyusun kebijakan karhutla dengan menempatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai salah satu pertimbangan utama. Dengan pencegahan yang lebih kuat, dampak karhutla terhadap kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan aktivitas ekonomi warga diharapkan dapat diminimalkan.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *