DPRD Palangka Raya

Tandon DPRD Jadi Andalan Pemadaman Karhutla

37
×

Tandon DPRD Jadi Andalan Pemadaman Karhutla

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPRD Palangka Raya Yustinus Gunihardi.

PALANGKA RAYA – Keterbatasan sumber air membuat pasokan 10 ribu liter di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya ikut menjadi penopang operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Persediaan air dalam tandon di Sekretariat DPRD Palangka Raya tersebut dimanfaatkan tim gabungan yang turun menangani karhutla, termasuk personel TNI dari Yonif TP. Dukungan pasokan air itu telah berjalan sekitar dua pekan terakhir.

Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya Yustinus Gunihardi mengatakan, pihaknya berupaya membantu satgas karhutla dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di lingkungan Kantor DPRD Palangka Raya. “Kami di Sekretariat DPRD men-support kebutuhan air untuk satgas karhutla. Ini sudah berjalan sekitar dua minggu terakhir,” kata Yustinus, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Yustinus, tandon air yang tersedia memiliki kapasitas sekitar 10.000 liter. Air tersebut dapat diambil tim yang membutuhkan. Terutama ketika kendaraan atau unit pemadam tidak memungkinkan mengambil air langsung dari parit.

“Tim dari Yonif mengambil persediaan air di tempat kami karena unit yang mereka gunakan tidak memungkinkan mengambil air langsung dari parit. Mereka membutuhkan air dan kami bisa membantu menyediakannya,” jelasnya.

Pasokan air dari kantor DPRD juga dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran di sekitar Jalan Soekarno. Lokasi kantor yang relatif dekat membuat pengambilan air dari tandon menjadi lebih mudah dan cepat.

“Untuk kebakaran yang terjadi di sekitar Jalan Soekarno, tim juga mengambil air dari tempat kami karena lokasinya paling dekat dan kapasitas air yang tersedia cukup memadai,” ujarnya.

Yustinus mengatakan penyediaan air dilakukan setiap hari dengan menyesuaikan kebutuhan tim di lapangan. Koordinasi dengan Satgas Karhutla juga terus dilakukan agar dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Setiap hari kami siapkan air untuk membantu satgas. Sumber air saat ini memang terbatas, sehingga kami berupaya mendukung semaksimal mungkin agar penanganan karhutla dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menghadapi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Palangka Raya. Di tengah kondisi sumber air yang terbatas, keberadaan tandon 10 ribu liter di lingkungan DPRD turut menjadi salah satu titik pasokan bagi tim pemadam. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *