DPRD Gunung Mas

Asap Makin Tebal, Jangan Keluar Rumah Tanpa Masker

31
×

Asap Makin Tebal, Jangan Keluar Rumah Tanpa Masker

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Gunung Mas Hermanto. foto: ist

KUALA KURUN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah menjadi peringatan serius bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat, warga diimbau tidak menganggap remeh ancaman gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Hermanto mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Jangan sampai keluar ruangan tanpa pakai masker.

Imbauan tersebut disampaikan Hermanto pada Senin (21/9/2026) menyusul kondisi musim kemarau panjang hingga kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap cukup tebal di wilayah Kalimantan Tengah secara umum, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap dampak kabut asap. Gunakan masker ketika keluar rumah, terutama untuk melindungi diri dari gangguan pernapasan atau ISPA,” kata Hermanto.

Menurut dia, kondisi kabut asap yang terjadi saat ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Selain mengingatkan penggunaan masker, Hermanto juga menegaskan pentingnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sembarangan, terlebih ketika kondisi kemarau membuat lahan mudah terbakar.

“Jangan ada lagi yang membakar hutan dan lahan. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas dan kabut asap tidak terus mengganggu kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah karhutla. Penanganan kebakaran, kata dia, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan sampai kabut asap dianggap biasa, sementara kesehatan menjadi taruhannya. Kewaspadaan, penggunaan masker, dan tidak membakar hutan serta lahan menjadi langkah penting yang harus dilakukan masyarakat di tengah kondisi kemarau saat ini,” pungkasnya. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *