Ribka Bawin Hatalasinta Membawa Pesan Keselamatan Berlalu Lintas
Menyampaikan aturan keselamatan berlalu lintas kepada Generasi Z (Gen Z) tidak cukup hanya dengan mengandalkan pesan-pesan formal. Dibutuhkan cara yang lebih dekat, kreatif, dan mampu menghubungkan persoalan keselamatan dengan kehidupan serta lingkungan yang mereka kenal.
SITI NUR MARIFA, Palangka Raya
GAGASAN itulah yang coba dibawa Ribka Bawin Hatalasinta Lumamba. Siswi SMAN 1 Basarang di Kabupaten Kapuas itu, melalui karya ilmiahnya dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Nasional Tahun 2026, berhasil meraih juara 1.
Ribka mengembangkan karya berjudul “Guardian of the Road sebagai Upaya Edukasi Meningkatkan Pengetahuan Generasi Z terhadap Peraturan Berlalu Lintas”.
Dalam gagasannya, keselamatan lalu lintas tidak disampaikan semata-mata sebagai kumpulan aturan yang harus dipatuhi, tetapi dikemas melalui pendekatan sosial dan budaya.
Salah satu unsur yang menjadi kekuatan gagasannya adalah Talawang. Simbol budaya Dayak tersebut digunakan Ribka sebagai media edukasi untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda.
Pendekatan tersebut menjadi menarik karena Ribka berusaha mempertemukan sesuatu yang dekat dengan identitas daerah dengan persoalan yang juga dihadapi anak muda dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Ribka, cara menyampaikan pesan menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman generasi Z terhadap keselamatan di jalan. Edukasi yang dikemas melalui pendekatan yang lebih kreatif diharapkan dapat membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima dan diingat.
Gagasan itu kemudian dibawa Ribka ke tingkat nasional. Ia berhasil meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional 2026, Kamis (17/9/2026).












