PULANG PISAU – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Bahaur Hilir Kecamatan Kahayan Kuala melaksanakan kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Desa Bahaur Hilir,Kecamatan Kahayan Kuala, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas P3AP2KB Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina, Kabid Dalduk KB Sigit Pramono beserta jajarannya dan dihadiri Kepala Desa Bahaur Hilir, H. Anha Lobis beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bahaur Hilir.
” Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Desa Bahaur Hilir Kecamatan Kahayan Kuala ini merupakan kolaborasi DP3AP2KB Pulang Pisau bersama Pemdes Bahaur Hilir, ” ucap dr Pande Putu Gina kepada media ini, Kamis (17/9/2026).
Dikatakan dr Pande, kegiatan yang diikuti oleh ibu yang memiliki balita stunting, kader DASHAT, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) ini diberikan pembekalan dari ahli gizi Puskesmas Bahaur Hilir tentang gizi seimbang dan pola asuh makan yang benar, juga disertai demo masak menggunakan bahan pangan lokal menjadi menu sehat yang lezat dan padat gizi untuk balita untuk membantu pemenuhan gizi langsung bagi keluarga berisiko stunting.
” Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mencegah stunting di tingkat keluarga, dan tidak berhenti pada pemenuhan makanan, tetapi juga pada kemampuan orang tua memilih, mengolah, dan menyajikan pangan bergizi.
Untuk itu Program DASHAT hadir untuk mendorong kemandirian keluarga agar mampu menyediakan makanan sehat jangka panjang dari dapur sendiri bersumber bahan pangan lokal, ” tukasnya
Selain itu, lanjutnya kegiatan ini juga menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam pencegahan stunting.
” Peserta juga diajak mengenali penyebab dan dampak stunting, menyusun menu bergizi seimbang, hingga mempraktikkan pemorsian makanan sesuai kebutuhan balita, ” tegasnya
Demonstrasi pengolahan menu dan pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar juga kata dr Pande menjadi pendekatan agar pengetahuan gizi lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dr Pande
” Kegiatan DASHAT adalah program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengolah makanan sehat, murah, dan mudah didapat untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita, ” pungkasnya












