Akibat Musim Kemarau dan Kekeringan di Mura
PURUK CAHU – Di pertengahan bulan September 2026 ini Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah meningkatkan serta menetapkan status kebencanaan yang tengah terjadi di tengah masyarakat saat ini. Penetapan tersebut disampaikan Bupati Murung Raya Heriyus SE saat diwawancarai awak media usai menerima kunjungan kerja Plh Kapolres Murung Raya AKBP Asep Bangbang Saputra SIK di ruang kerjanya, Senin (14/6/2026).
“Sejak pagi kita sudah menyelenggarakan rapat di gedung A terkait status kebencanaan yang terjadi hingga saat ini. Sampai tanggal 19 September nanti kita masih di status siaga untuk karhutla, dan jika terus meningkat kejadiannya kemungkinan besar statusnya kita tingkatkan menjadi darurat,” kata Heriyus, kemarin.
Selain karhutla, Bupati Heriyus juga mengungkap status musim kemarau atau kekeringan air bersamaan dengan karhutla ditetapkan status siaga.
“Namun kami terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak panik dengan peningkatan status kebencanaan ini. Tetap tenang. Saya juga mengajak agar masyarakat juga bisa membantu para petugas karhutla maupun TNI Polri untuk bagaimana kita mencegah dan menanggulagi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi semakin hari semakin sulit dikendalikan,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Murung Raya ini.
Saat ini kondisi cuaca ekstream musim kemarau yang terjadi telah mengeringkan hampir seluruh alur sungai di DAS Barito. Heriyus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, jangan gaduh, dan tetap menjaga kesehatan masing – masing. (udi/ens)












