DPRD Kalimantan Tengah

‎Kebutuhan Dasar Masih Menjadi Aspirasi Masyarakat

51
×

‎Kebutuhan Dasar Masih Menjadi Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi FOTO: ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Kebutuhan dasar masih mendominasi aspirasi masyarakat saat kalangan anggota DPRD Kalteng melalukan reses di daerah pemilihan masing-masing.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi  menegaskan pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga penguatan ekonomi menjadi persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

‎Menurutnya masyarakat berharap pembangunan tidak hanya berorientasi pada program besar, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan sehari-hari. Aspirasi tersebut muncul di sejumlah wilayah yang dikunjungi anggota dewan selama masa reses.

“Rata-rata kembali kepada kebutuhan dasar masyarakat seperti Pendidikan, kesehatan, dan insfrastruktur ya” katanya, Jumat (4/9).

‎Di bidang pendidikan, masyarakat berharap akses pendidikan semakin terjangkau, termasuk kesempatan memperoleh pendidikan gratis hingga perguruan tinggi. Sementara di sektor kesehatan, warga menginginkan pelayanan yang setara tanpa membedakan status kepesertaan jaminan kesehatan.

‎

‎Kalteng sendiri telah memiliki cakupan kepesertaan JKN yang tinggi. Data pemerintah daerah menyebut cakupan kepesertaan mencapai 100,18 persen per 31 Desember 2025, meski tingkat keaktifan peserta berada di angka 85,24 persen.

‎

‎Untuk infrastruktur, masyarakat meminta pembangunan jalan dan konektivitas antarwilayah benar-benar tersambung. Junaidi mencontohkan kebutuhan konektivitas di Katingan, termasuk jalur dari Pekahi menuju Mandawai serta akses antarkampung dan wilayah Pagatan-Hantipan.

‎

‎Ia menilai konektivitas menjadi bagian penting dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

‎

‎“Kalau seperti di daerah Katingan, dari Pekahi ke Mandawai, kemudian antar kampung, bahkan dari Pagatan ke Hantipan, nah ini memang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Junaidi.

‎

‎Selain infrastruktur, masyarakat juga meminta pemerintah memperkuat sektor perekonomian. Program pemerintah di bidang perkebunan, peternakan dan perikanan diharapkan mampu membuka ruang usaha sekaligus menyediakan lapangan pekerjaan baru.

‎

‎Junaidi menilai persoalan lapangan kerja menjadi semakin penting karena sebagian masyarakat kini menghadapi ketidakpastian pekerjaan. Pemerintah perlu memastikan program ekonomi benar-benar menyentuh masyarakat di daerah, bukan hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

‎

‎“Kenapa bidang perekonomian? Mereka tetap berharap program pemerintah tetap menyentuh seperti bidang perkebunan, bidang peternakan, bidang perikanan, dan kemudian penyiapan tempat bekerja,” tegasnya.

‎

‎DPRD Kalteng akan mendorong aspirasi hasil reses menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama pemerintah daerah. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat diharapkan menjadi prioritas pembangunan agar manfaat program pemerintah semakin dirasakan hingga wilayah pelosok.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *