Lamandau

Gandeng Desa, PT TAN Sosialisasi Pencegahan Karhutla

54
×

Gandeng Desa, PT TAN Sosialisasi Pencegahan Karhutla

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI : Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui sosialisasi yang dilakukan PT TAN dengan mengandeng Pemerintah Desa Penopa di Kecamatan Lamandau, beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

NANGA BULIK – Komitmen menjaga lingkungan dan mencegah bencana asap kembali ditegaskan PT Triputra Agro Nusantara (TAN). Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggandeng Pemerintah Desa Panopa di Kabupaten Lamandau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin perusahaan mengantisipasi musim kemarau yang berpotensi memicu karhutla di wilayah operasional dan desa binaan.

General Manager (GM) PT TAN Jaoatar Banjamahor dalam pemaparannya melalui Estate Manager Janferi Malau menyampaikan materi terkait dampak karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, juga disampaikan tentang aturan hukum larangan membuka lahan dengan cara membakar sesuai Pergub Kalteng dan SE Bupati Lamandau serta teknis pencegahan dini dan langkah cepat apabila menemukan titik api serta peran aktif MPA desa dalam patroli, sosialisasi, dan pemadaman awal.

Janferi Malau menegaskan, pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. “Melalui sosialisasi ini kami ingin membangun kesadaran bersama. Desa yang aman dari api adalah desa yang produktif. Mari kita jaga Lamandau agar tetap hijau dan bebas asap,” ujar Janferi Malau.

Sementara kepala desa mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama dengan PT TAN terus ditingkatkan. Terutama dalam penyediaan peralatan dan pelatihan rutin bagi MPA.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan simulasi ringan pemadaman api ringan bersama peserta.

Dengan adanya kegiatan ini, PT TAN berharap dapat meminimalisir risiko karhutla di wilayah desa dan kecamatan untuk mendukung Lamandau terhindar dari kabut asap. (han/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *