TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyiapkan arah baru dalam Perubahan APBD 2026 dengan menempatkan penguatan kemandirian fiskal dan belanja yang lebih tepat sasaran sebagai prioritas. Di tengah menurunnya transfer dari pemerintah pusat serta meningkatnya kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta air bersih, anggaran daerah diarahkan untuk program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Arah kebijakan tersebut disampaikan Bupati Bartrim M Yamin dalam jawaban kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi DPRD Bartim terkait Rancangan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD 2026. Jawaban bupati itu dibacakan Sekretaris Daerah Bartim Misnohartaku dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (1/9/2026).
Yamin menilai, berkurangnya transfer pemerintah pusat tak hanya dipandang sebagai tekanan terhadap keuangan daerah. Kondisi tersebut justru harus menjadi momentum bagi Bartim memperkuat pendapatan asli daerah dan bertahap mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer.
Pemkab berkomitmen mengoptimalkan berbagai sumber PAD, termasuk pajak dan retribusi daerah, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Namun peningkatan pendapatan tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan dunia usaha.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan PAD. Dimana pelaksanaannya tidak menjadi beban untuk masyarakat dan dunia usaha dengan diimbangi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga melakukan penajaman sisi belanja. Setiap tambahan maupun pengurangan belanja modal akan didasarkan pada kajian matang, termasuk studi kelayakan, analisis manfaat dan biaya, serta jadwal yang jelas.
Sebaliknya, belanja akan diarahkan pada sektor yang memiliki efek berganda terhadap perekonomian dan kesejahteraan, terutama pembangunan jalan, jembatan, irigasi, fasilitas pendidikan dan kesehatan.
“Pemerintah daerah berkomitmen menghindari proyek mercusuar yang hanya menghabiskan anggaran tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Seluruh program pembangunan akan kami fokuskan pada program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Barito Timur,” tegas Yamin. (cak/ens)












