PULANG PISAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Tandean Indra Bella bersama Wakil Ketua I Yoppy Satriadi dan Wakil Ketua II Arif Rahman Hakim meninjau langsung Posko Relawan Indonesia Bangkit Kabupaten Pulang Pisau di Jalan Oberlin Metar, Kecamatan Kahayan Hilir, Senin (31/8/2026) lalu.
Dalam kunjungannya itu, Tendean Indra Bella menyampaikan apresiasi atas keberadaan posko relawan yang digagas oleh media massa yang bertugas di kabupaten setempat. “Ini merupakan bentuk kepedulian para jurnalis terhadap para relawan yang bertugas melakukan pemadaman api di lapangan,” kata Tendean Indra Bella saat meninjau posko relawan tersebut.
Ketua dewan menyebutkan Relawan Indonesia Bangkit bekerja menghimpun donasi dari berbagai kalangan, baik berupa makanan, air mineral dan lainya. Bantuan suka rela itu disalurkan ke para relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Kahayan Hilir yang melakukan pemadaman api.
“Ini kepedulian yang luar biasa. Rekan-rekan media melakukan peliputan jurnalistik, di sisi lain masih tertanam jiwa kemanusiaan membantu menyiapkan dan mengantarkan makan minun kepada relawan di lapangan, baik pada siang dan sore hari. Menurut keterangan mereka, hari ini merupakan hari keempat menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ucap Tendean.
Ia menyebutkan, bencana kebakaran hutan dan lahan saat ini cukup memprihatinkan semua pihak. Bahkan telah melanda di wilayah perkotaan. “Kami dari DPRD Pulang Pisau menyampaikan support dan apresiasi kepada teman-teman relawan. Apresiasi juga kepada camat, TNI, Polri, BPBD, MPA yang sudah berjibaku selama 20 hari melakukan pemadaman di beberapa titik api,” ungkapnya.
Ia mengaku prihatin karena ada relawan yang sudah bertugas berbulan-bulan melakukan pemadaman di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, bahkan ada yang jatuh sakit. “Kita patut memberikan penghargaan kepada pahlawan di lapangan yang berjibaku melakukan pemadaman api,” tambahnya.
“Dalam kondisi seperti ini masyarakat harus menjaga kesehatan. Kurangi aktivitas di luar rumah. Mengingat kabut asap mulai mengancam kesehatan, khusunya bagi balita, anak dan lansia. Karena keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya. (ung/ens)












