Murung Raya

Memperkuat SDM Kemetrologian Bersama Kemendag

53
×

Memperkuat SDM Kemetrologian Bersama Kemendag

Sebarkan artikel ini
KESEPAKATAN : Bupati Murung Raya Heriyus (dua dari kiri) bersama perwakilan Kemendag memperlihatkan nota kesepakatan bersama saat silaturahmi ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (28/8/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengambil langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perdagangan melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kemetrologian.

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kepala Badan Pengembangan SDM Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) Djatmiko Bris Witjaksono dengan Bupati Mura Heriyus di Jakarta, Jumat (28/8/2026) lalu.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Mura dalam membangun SDM yang memiliki kompetensi di bidang kemetrologian, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya terkait takar, ukur, timbang dan perlengkapannya.

Pengembangan SDM tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Direktorat Metrologi Bandung. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas aparatur serta memperkuat fungsi pelayanan dan pengawasan kemetrologian di Murung Raya.

Bupati Mura Heriyus menegaskan, kemetrologian memiliki peran penting dalam memastikan transaksi perdagangan berlangsung secara jujur, akurat dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

“Pemerintah daerah berkomitmen membangun SDM yang kompeten di bidang kemetrologian. Ini penting agar pelayanan dan pengawasan terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya dapat berjalan optimal serta memberikan rasa adil bagi masyarakat dan pelaku usaha,” kata Heriyus.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Mura Roy Chahyadi mengatakan, penguatan kemetrologian diarahkan untuk meningkatkan tertib ukur sekaligus melindungi konsumen dan pelaku usaha dalam aktivitas perdagangan.

Menurut dia, penerapan kemetrologian yang baik menjadi bagian penting menciptakan iklim perdagangan yang sehat, transparan dan berkeadilan. Kepastian ukuran dalam setiap transaksi akan mendorong terciptanya hubungan perdagangan yang saling percaya.

“Dengan tertib ukur, kita ingin memastikan konsumen memperoleh haknya dan pelaku usaha mendapatkan kepastian dalam menjalankan usahanya,” tandasnya. (udi/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *