Lamandau

Distribusi BBM di Lamandau Diperketat

48
×

Distribusi BBM di Lamandau Diperketat

Sebarkan artikel ini
EVALUASI : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Kapolres AKBP Eko Yusmiarto dan forkopimda mengikuti rapat evaluasi distribusi BBM di Mapolres Lamandau, beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Pemkab dan Polisi Siapkan Satgas Pengawasan Khusus

NANGA BULIK – Polres Lamandau memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk mencegah penimbunan, pelangsiran berlebihan, dan kecurangan yang dapat merugikan masyarakat.

Polisi bahkan menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) khusus BBM yang akan mengawasi proses penyaluran bahan bakar minyak mulai dari hulu hingga konsumen.

Langkah tersebut dibahas dalam evaluasi distribusi BBM bersama Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Polres Lamandau, Kamis (20/8/2026) lalu.

Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, pihaknya akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti menimbun, pengetapan harga berlebihan, maupun kecurangan dalam distribusi BBM.

Menurut Eko, pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan pihak tertentu mencari keuntungan secara tidak wajar.

Bupati Rizky Aditya Putra mengatakan, pemerintah daerah mendukung langkah Polres Lamandau memperketat pengawasan distribusi BBM.

Rizky menilai pengawasan tidak bisa dilakukan satu pihak saja, tapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh unsur terkait.

“Pemerintah daerah bersama forkopimda terus bersinergi memastikan penyaluran BBM berjalan tertib, tepat sasaran, dan tidak dimanfaatkan oknum untuk kepentingan pribadi,” kata Rizky.

Ia mengatakan, koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Kami berharap seluruh pihak ikut menjaga ketertiban dalam distribusi BBM. Yang paling penting adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan tidak terjadi praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas distribusi BBM, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi kepolisian, pemerintah daerah dan forkopimda.

“Sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda sangat penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Lamandau,” ujarnya. (han/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *