Peristiwa

Tak Hanya Dibalik Meja, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Turun Langsung Jinakkan Api Karhutla

69
×

Tak Hanya Dibalik Meja, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Turun Langsung Jinakkan Api Karhutla

Sebarkan artikel ini

KUALA PEMBUANG – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan terus dilakukan.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., bahkan turun langsung ke lapangan dan ikut berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Desa Percil Raya.

Kebakaran tersebut diperkirakan melanda lahan seluas kurang lebih 2 hektare.

Di tengah hamparan lahan yang telah menghitam dan masih diselimuti asap, Beddy bersama personel dan petugas terkait menyisir lokasi untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.

Kapolres terlihat memegang selang dan menyemprotkan air langsung ke sejumlah titik yang masih terbakar maupun mengeluarkan asap.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengantisipasi kebakaran meluas ke kawasan di sekitarnya.Penanganan karhutla di lapangan bukan perkara mudah.

Selain harus berhadapan dengan panas dan kepulan asap, petugas juga harus menjangkau titik-titik api dengan kondisi medan yang cukup sulit.

Keterlibatan langsung Kapolres Seruyan menjadi bagian dari upaya jajaran kepolisian bersama unsur terkait dalam mempercepat penanganan karhutla, khususnya di tengah meningkatnya ancaman kebakaran lahan pada musim kemarau.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menegaskan, penanganan karhutla menjadi perhatian serius jajarannya.

Pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan api tidak kembali muncul dan meluas ke area lainnya.

“Kami bersama personel dan unsur terkait terus melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi. Kami pastikan setiap titik yang masih mengeluarkan asap ditangani agar api tidak kembali membesar,” ujar Beddy.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jangan sampai api yang awalnya kecil justru meluas dan berdampak kepada masyarakat maupun lingkungan,” tegasnya.

Langkah pencegahan dinilai penting agar kebakaran tidak kembali meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan.

Asap yang ditimbulkan juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, transportasi hingga perekonomian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *