Kapuas

Bupati Kapuas Ingatkan Bahaya Kabut Asap

48
×

Bupati Kapuas Ingatkan Bahaya Kabut Asap

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas Ingatkan Bahaya Kabut Asap.

Menangani Karhutla Perlu Kebersamaan Lintas Sektoral

KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM. Wiyatno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk Bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati menegaskan langkah antisipatif ini dinilai krusial untuk mengantisipasi ancaman bahaya bencana asap yang berpotensi merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan publik.

​Himbauan tersebut disampaikan Bupati di tengah upaya pemerintah daerah (Pemkab) memperkuat kordinasi lintas sektor. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan, melainkan membutuhkan partisipasi masif dari warga desa hingga kawasan perkotaan.

​”Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika melihat titik api di wilayahnya,” katanya belum lama ini.

​Guna menekan risiko titik panas (hotspot), Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama Satgas Karhutla terus mengintensifkan patroli terpadu, sosialisasi bahaya pembakaran lahan, dan kesiapan sarana prasarana pemadam kebakaran di setiap kecamatan.

​

Selain pencegahan api, warga juga diajak menjaga kelestarian kawasan perairan dan hutan gambut yang menjadi benteng alami ekosistem Kapuas. Kesadaran kolektif dari tingkat tapak diharapkan mampu mewujudkan wilayah Kabupaten Kapuas yang bebas dari bencana asap dan aman bagi investasi serta aktivitas masyarakat.

Seperti diketahui titik panas mulai muncul di wilayah Kabupaten Kapuas  tepatnya di Kecamatan Mandomai. Tim gabungan dari Polsek setempat, TNI, Damkar dan Satgas Karhutla bergerak cepat untuk menjinakan api.

Kebersamaan lintas sectoral menjadi penyemangat tim di lapangan untuk senantiasa mengantisipasi dan mencegah munculnya titik panas di Kabupaten Kapuas. Peran pihak swasta khususnya kalangan Perusahaan sawit sangat diperlukan untuk menjaga arealnya agar tidak terbakar. (Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *