Kalimantan Tengah

Semangat Merah Mutih Tak Tergoyahkan oleh Asap

55
×

Semangat Merah Mutih Tak Tergoyahkan oleh Asap

Sebarkan artikel ini
HORMAT: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan penghormatan bendera saat upacara HUT ke-81 RI di tengah asap dan abu karhutla di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan tengah, Senin (17/8/2026). RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Asap dan sisa abu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terlihat di langit Kota Cantik Palangka Raya. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat nasionalisme. Di tengah udara yang terasa sesak pengap, Sang Merah Putih justru berkibar gagah dalam Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (17/8/2026).

Rangkaian upacara berlangsung khidmat. Para peserta upacara berdiri tegak mengikuti setiap rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu. Di tengah kepulan asap tipis, suasana halaman Kantor Gubernur Kalteng tetap dipenuhi nuansa merah putih.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur  Edy Pratowo hadir langsung dalam upacara tersebut. Jajaran Pemprov Kalteng, forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga mahasiswa juga mengisi barisan untuk mengikuti peringatan hari bersejarah tersebut.

Dari jajaran keamanan, tampak Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan serta Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin. Kehadiran dua pucuk pimpinan TNI dan Polri di Kalteng itu turut memperlihatkan kuatnya sinergi dalam menjaga persatuan dan keamanan daerah. Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong juga tampak hadir di samping Wakil Gubernur Edy Pratowo.

Usai upacara, suasana berubah lebih semarak. Sejumlah penari tampil membawakan tarian tradisional. Dalam penampilan tersebut juga memperlihatkan kolaborasi TNI dan Polri yang menjadi simbol kebersamaan serta kekompakan dalam menjaga keutuhan bangsa.

Kemeriahan semakin terasa ketika seluruh tamu undangan diajak bersama-sama menari tari manasai. Tak lama berselang, perhatian seluruh peserta tertuju ke langit ketika atraksi terjun payung dimulai.

Para penerjun membawa dan mengibarkan sejumlah bendera, mulai dari merah putih, bendera Pemprov Kalteng, bendera Kodam XXII/Tambun Bungai hingga bendera Polda Kalteng. Atraksi tersebut disambut tepuk tangan meriah tamu undangan yang menyaksikan dari halaman kantor gubernur.

Peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Menurut Gubernur Agustiar, semangat menghargai perjuangan para pahlawan harus tetap hidup. Terutama ketika masyarakat menghadapi derasnya perkembangan digitalisasi dan arus globalisasi.

“ini adalah detik-detik kebahagiaan. Kita merdeka. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Di tengah digitalisasi dan globalisasi, identitas kita harus terjaga,” tegasnya.

Rangkaian penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan sebelumnya juga dilakukan melalui upacara renungan dan penghormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Jalan Tjilik Riwut Km 3, Palangka Raya, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 23.50 WIB.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan.

“Kami ucapkan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa,” pungkasnya. (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *