PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Jati Asmoro mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat pembinaan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner dan pariwisata.
Menurut Jati, momentum Hari Kemerdekaan menjadi kesempatan melihat berbagai perkembangan pembangunan di Kota Palangka Raya. Termasuk upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menilai, sejumlah sektor usaha masyarakat, mulai kuliner, usaha rumahan, hingga jasa katering, terus berkembang dan perlu mendapat perhatian serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah. “Intinya tidak ada toleransi, dan kita di dewan terus berupaya untuk memperbaikinya,” ungkapnya, Senin (17/8/2026).
Jati mengatakan, pemerintah kota perlu terus melakukan pembinaan sekaligus mencari solusi terbaik bagi pelaku UMKM di Palangka Raya.
Hal tersebut dinilai penting karena UMKM memiliki peran dalam membuka lapangan usaha serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pemerintah Kota Palangka Raya diminta untuk terus membina atau terus mengupayakan mencari solusi-solusi terbaik untuk UMKM di Palangka Raya dan sektor mana pun yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Selain UMKM, Jati juga menilai pengembangan sektor pariwisata dan kuliner perlu berjalan beriringan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah apabila dikelola dan dikembangkan secara konsisten.
DPRD Kota Palangka Raya, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi bersama pemerintah kota dalam berbagai sektor. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan dan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Dewan terus mengupayakan sinergi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, baik di berbagai sektor pemerintahan,” pungkasnya. (ifa)












