Ketika Bunda PAUD Kapuas Mengikuti Webinar BPMP Kalteng
Peran Bunda PAUD sebagai motor penggerak pendidikan usia dini di daerah didorong untuk memastikan semua anak memperoleh akses Pendidikan prasekolah.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalteng.
Webinar dengan tema “Bunda Si Jela: Strategi Proaktif Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun dan Digitalisasi Pelaporan melalui Portal PIJAR” diselenggarakan melalui Zoom Meeting di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas, belum lama ini.
Webinar yang diikuti Bunda PAUD, Ketua Pokja Bunda PAUD beserta anggota dari seluruh jenjang wilayah bertujuan memperkuat peran Bunda PAUD sebagai penggerak motor penggerak utama peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas Bunda PAUD dalam mendukung suksesnya kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya pada satu tahun pendidikan prasekolah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai strategi “Jemput Bola” yang berorientasi pada pemenuhan hak anak melalui empat pilar utama, yakni Mendatangi, Mendata, Mendampingi, dan Menghubungkan.
Strategi tersebut diharapkan dapat mendorong Bunda PAUD bersama Pokja untuk lebih proaktif memastikan anak memperoleh akses pendidikan prasekolah serta mendapatkan pendampingan sesuai dengan kebutuhannya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan teknis pengoperasian Dashboard Portal PIJAR Bunda PAUD untuk mendukung pendokumentasian program kerja secara mandiri melalui sistem digital.
Hj. Siti Saniah Wiyatno menyampaikan bahwa penguatan kapasitas Bunda PAUD menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Melalui pemahaman terhadap kebijakan dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan pelaksanaan program Bunda PAUD dapat semakin terarah, terdokumentasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperkuat pemahaman dan peran Bunda PAUD dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Strategi jemput bola juga penting agar tidak ada anak yang terlewat dalam mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan prasekolah,” ujarnya.
Keikutsertaan Bunda PAUD Kabupaten Kapuas dalam webinar tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mendukung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun serta mendorong transformasi digital dalam pelaporan dan dokumentasi program kerja Bunda PAUD di Kabupaten Kapuas.(alx/hms)












