DPRD Kalimantan Tengah

Pemkab Kotim Diminta Tambah Personel Pemadam Karhutla

46
×

Pemkab Kotim Diminta Tambah Personel Pemadam Karhutla

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng, SutikBUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

DPRD Kalteng Dorong Penambahan Personel Pemadam Karhutla di Kotim

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng mendorong Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menambah personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penambahan tenaga ini dinilai penting untuk memperkuat penanganan kebakaran, terutama ketika jumlah titik api meningkat dan lokasi kebakaran sulit dijangkau.

‎Anggota DPRD Kalteng, Sutik mengatakan keterbatasan personel menjadi salah satu persoalan yang perlu segera diperhatikan Pemkab Kotim. Menurutnya, tambahan petugas dibutuhkan agar penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan tidak hanya mengandalkan personel yang ada saat ini.

“Ya kalau ada potensi api makin meluas tentu perlu penambahan personel, jangan sampai api makin membesar, personel terbatas. Kalau saat ini kondisi di sana makin parah berarti personel disana masih kurang,” ujarnya, Senin (10/8).

‎Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Sejumlah titik kebakaran berada jauh di dalam kawasan hutan atau lahan yang aksesnya terbatas, sehingga petugas tidak mudah membawa peralatan maupun mendapatkan sumber air untuk melakukan pemadaman.

‎Sutik menyebut kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih keras untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan. Bahkan, ia melihat langsung petugas masih berjibaku memadamkan api hingga malam hari meski menghadapi keterbatasan di lapangan.

“Nah pemadaman harus ada memang. Terkadang di titik kebakaran susah mencari air dan lokasinya masuk ke dalam dan susah di jangkau. Itu yang bikin masalah. Tapi pihak pemadam berusaha sampai enggak pulang dan lembur. Saya lihat sendiri malam-malam masih memadamkan,” katanya.

Menurut Sutik, dukungan personel tambahan juga perlu dibarengi dengan kesiapan peralatan dan koordinasi antarinstansi. Dengan begitu, penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan upaya pemadaman setelah api membesar, tetapi juga dapat dilakukan lebih cepat sejak titik kebakaran ditemukan.

‎DPRD Kalteng berharap Pemkab Kotim segera mengevaluasi kebutuhan personel di lapangan dan menyesuaikannya dengan kondisi wilayah yang rawan karhutla. Penguatan sumber daya manusia dinilai menjadi bagian penting untuk mempercepat respons sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *