DPRD Palangka Raya

Pasokan Air Bersih Harus Diawasi

54
×

Pasokan Air Bersih Harus Diawasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Palangka Raya Erlan Audri.

PALANGKA RAYA – Ancaman berkurangnya ketersediaan air baku selama musim kemarau menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar kualitas dan kontinuitas pasokan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Erlan Audri minta PDAM meningkatkan pengawasan terhadap seluruh proses pelayanan air bersih, mulai dari sumber air baku hingga pendistribusiannya kepada pelanggan.

Menurut Erlan, musim kemarau dapat memengaruhi debit sekaligus kualitas sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sejak awal agar tidak menimbulkan gangguan pelayanan.

“Musim kemarau menjadi tantangan bagi penyedia layanan air bersih. Kami berharap PDAM tetap menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat agar tetap layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Erlan, Senin (10/8/2026).

Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap kondisi sumber air baku, pengoperasian instalasi pengolahan, serta pemeliharaan jaringan distribusi.

Seluruh aspek tersebut perlu diperkuat untuk memastikan air yang diterima pelanggan tetap memenuhi standar kelayakan.

Selain kualitas, Erlan juga minta kontinuitas distribusi menjadi perhatian. Menurutnya, masyarakat harus tetap mendapatkan pasokan air secara lancar meskipun kondisi sumber air mengalami tekanan akibat kemarau.

“Selain menjaga kualitas air, kami juga berharap distribusi air bersih tetap lancar sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh pasokan selama kemarau,” tegasnya.

Erlan mengimbau masyarakat turut menjaga ketersediaan air dengan menerapkan pola penggunaan yang bijak. Penghematan dinilai penting dilakukan, khususnya jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dari perkiraan.

Ia menyebut keberlangsungan pelayanan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab PDAM. Dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat juga diperlukan agar ketersediaan air tetap terjaga.

“Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan agar pelayanan air bersih tetap berjalan optimal dan masyarakat tetap mendapatkan haknya atas akses air bersih yang aman dan berkualitas,” pungkasnya. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *