Peristiwa

Pemadaman Listrik Berujung Musibah, Warung Sayur Terbakar Berawal dari Lilin

563
×

Pemadaman Listrik Berujung Musibah, Warung Sayur Terbakar Berawal dari Lilin

Sebarkan artikel ini
PENANGANAN : Personel Damkar Kobar saat proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kebakaran warung Bu Sarideh. FOTO : IST

PANGKALAN BUN – Sebatang lilin yang menerangi gelap tak disangka berujung petaka. Di tengah pemadaman listrik bergilir PLN, sebuah warung penjual sayur terbakar di Jalan HM Rafi’i, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Sabtu (25/7/2026).

Sarideh, pemilik warung terpaksa menyalakan lilin sebagai penerangan sementara. Namun, lilin itu diletakkan berdekatan dengan botol berisi minyak dan diduga menyambar bahan yang mudah terbakar tersebut.

Dalam hitungan menit, api membesar dan menghanguskan sebagian bangunan warung. Pemilik sempat berupaya memadamkan api menggunakan air hingga akhirnya petugas pemadam tiba di lokasi.

Laporan kebakaran pun diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sekitar pukul 18.55 WIB. Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah mengatakan, api berhasil dicegah sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

“Api yang membakar warung Sarideh berhasil padam. Tidak ada korban jiwa maupun korban dalam peristiwa, meski bangunan mengalami kerusakan ringan,” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian, Damkar Kobar mengerahkan empat unit armada, yakni Unit 04 Supply, Unit 05, Unit 08, dan Unit 015 Firedome. Usai kobaran dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dari peristiwa ini, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan sumber api terbuka di tengah pemadaman listrik. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran.

“Lilin yang terlihat sederhana bisa menyebabkan kebakaran, apabila ditempatkan di lokasi yang tidak aman. Untuk itu, pastikan lilin berada di tempat stabil, jauh dari bahan atau benda yang mudah terbakar. Jangan pernah meninggalkannya tanpa pengawasan,” pungkasnya.

(fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *