Pulang PisauUtama

Siaga Penuh di Tumbang Nusa, Respons Titik Api Tak Boleh Terlambat

425
×

Siaga Penuh di Tumbang Nusa, Respons Titik Api Tak Boleh Terlambat

Sebarkan artikel ini
CEK KESIAPSIAGAAN: Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, dan unsur Forkopimda meninjau Posko Penanganan karhutla di Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi penanganan karhutla di wilayah tersebut. IST/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, masih menjadi perhatian serius. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan seluruh personel Satgas Karhutla harus siaga penuh dan bergerak cepat setiap menerima informasi titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Kapolda bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, meninjau langsung Posko Penanganan Karhutla di Tumbang Nusa, Jumat (24/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta strategi penanganan yang diterapkan di lapangan menghadapi meningkatnya ancaman kebakaran pada musim kemarau.

Irjen Pol Iwan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kekuatan yang disiagakan benar-benar siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Menurutnya, kecepatan merespons setiap laporan kebakaran menjadi faktor utama agar api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan. Setiap informasi terkait karhutla harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas,” tegasnya.

Seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla diinstruksikan agar terus meningkatkan patroli di kawasan rawan kebakaran. Selain itu, koordinasi antarlembaga harus diperkuat sehingga setiap titik panas yang terdeteksi dapat segera ditangani sejak dini.

Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama bertugas. Menurutnya, upaya pemadaman harus dilakukan secara maksimal, namun tetap memperhatikan kondisi personel yang bekerja di lapangan dengan medan berat dan cuaca ekstrem.

“Saya juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan. Penanganan harus dilakukan secara maksimal, tetapi faktor keselamatan tidak boleh diabaikan,” ucapnya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda memantau kondisi terkini karhutla melalui tayangan drone, menerima paparan perkembangan situasi, sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana penanganan kebakaran.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menekankan bahwa penanganan karhutla hanya dapat berjalan efektif apabila seluruh unsur terus menjaga sinergi. Menurutnya, koordinasi dan respons cepat menjadi kunci agar dampak kebakaran terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons cepat menjadi kunci agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara optimal demi melindungi masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.

Melalui pengecekan langsung di Posko Tumbang Nusa, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh unsur penanganan bencana berharap kesiapsiagaan personel tetap terjaga selama musim kemarau. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian kebakaran di kawasan Tumbang Nusa sekaligus mencegah meluasnya karhutla ke wilayah lain di Kalimantan Tengah. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *