DPRD Palangka Raya

Palangka Raya Fair Dongkrak Ekonomi Daerah

43
×

Palangka Raya Fair Dongkrak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
MENGHADIRI : Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi (kiri) bersama istri (kanan), saat menghadiri penutupan Palangka Raya Fair 2026, Selasa (21/7/2026) malam. IFA/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Keberhasilan penyelenggaraan Palangka Raya Fair 2026 menjadi bukti meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Selama lima hari pelaksanaan, ajang tahunan tersebut berhasil menarik lebih dari 45 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,607 miliar.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Subandi mengapresiasi capaian tersebut. Menurut Subandi, tingginya jumlah pengunjung dan besarnya nilai transaksi mencerminkan antusiasme masyarakat sekaligus menunjukkan peran strategis UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Palangka Raya Fair bukan hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM serta industri kreatif lokal. Capaian jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang cukup besar tentu patut diapresiasi,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Ia menilai keberhasilan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, pelaku usaha, sponsor, dan masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, maka dampak positifnya dapat dirasakan secara luas, terutama dalam menggerakkan roda perekonomian daerah,” katanya.

Subandi menegaskan DPRD Kota Palangka Raya akan terus mendukung kegiatan yang membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk.

Menurutnya, penyelenggaraan Palangka Raya Fair ke depan perlu terus ditingkatkan, tidak hanya sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai sarana promosi produk unggulan daerah, menarik investasi, serta memperkuat daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DPKUKMP yang menyediakan fasilitas tenda gratis bagi puluhan pelaku usaha mikro selama pelaksanaan pameran. Kebijakan tersebut dinilai memberi kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. “Harapannya, semakin banyak UMKM yang naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Subandi berharap Palangka Raya Fair pada tahun mendatang dapat digelar lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha, komunitas, serta mitra strategis sehingga mampu terus menjadi agenda unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *