Feature

Jemput Bola, Datangi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit

451
×

Jemput Bola, Datangi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
JEMPUT BOLA : Petugas Disdukcapil Kotim melakukan jemput bola terhadap pasien di RSUD dr Murjani Sampit untuk perekaman KTP-el, Senin (20/7/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Upaya Disdukcapil Kotim Mempermudah Warga Mengurus KTP-el

Pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit kini tidak perlu khawatir jika belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadirkan layanan perekaman langsung di rumah sakit melalui program jemput bola.

KEPALA Disdukcapil Kotim Wiyono mengatakan, pelayanan tersebut ditujukan bagi pasien yang belum sempat melakukan perekaman data kependudukan karena kondisi kesehatan maupun keterbatasan mobilitas.

“Hari ini kami melakukan pelayanan jemput bola di RSUD dr Murjani Sampit. Sasaran kami adalah pasien yang belum melakukan perekaman KTP-el,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Untuk mendukung pelayanan tersebut, petugas membawa perangkat perekaman portabel yang memungkinkan seluruh proses dilakukan di ruang perawatan. Peralatan itu terdiri atas kamera, pemindai sidik jari, serta alat pemindai retina yang terhubung dengan sistem administrasi kependudukan.

Wiyono menegaskan, inovasi ini merupakan upaya pemerintah daerah memastikan setiap warga tetap memperoleh hak atas dokumen kependudukan, meski sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jangan sampai karena sedang sakit atau memiliki keterbatasan fisik, masyarakat kehilangan kesempatan memperoleh identitas kependudukan. Kami ingin memastikan seluruh warga tetap dapat terlayani,” katanya.

Ia menjelaskan administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam berbagai layanan publik, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai program bantuan pemerintah. Karena itu, Disdukcapil terus berupaya menjangkau kelompok masyarakat yang sulit datang langsung ke kantor pelayanan.

Selain menyasar pasien rumah sakit, layanan jemput bola juga akan terus dilakukan bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas di berbagai wilayah Kotim.

Wiyono pun mengajak seluruh instansi, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan untuk ikut menyampaikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan.

Melalui program tersebut, lanjutnya, Disdukcapil Kotim berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat, mudah, dan tanpa harus terkendala kondisi kesehatan maupun keterbatasan akses menuju lokasi pelayanan.

“Kami berharap sinergi semua pihak dapat membantu menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah dijangkau, sehingga tidak ada lagi warga yang belum memiliki dokumen kependudukan,” pungkasnya. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *