Pesona Sabangau Fest, Menyatukan Budaya dan Alam
Tabuhan gendang menggema, disambut tepuk tangan ratusan pengunjung di arena Pesona Sabangau Fest 2026, Minggu (12/7/2026). Sejak awal, nuansa budaya terasa kental. Ajakan MC membakar pengunjung yang hadir. Sementara deretan pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat larut menikmati pembukaan festival.
RICKY THEODORUS, Palangka Raya
PENAMPILAN Top Model Kalteng menjadi pembuka yang mencuri perhatian. Para model binaan Rumah Kreatif Umi di bawah naungan Founder Yenni Sunarti itu tampil anggun mengenakan busana bernuansa etnik Kalimantan. Nama Top Model Kalteng sendiri bukan pendatang baru. Deretan prestasi nasional hingga internasional telah mereka raih. Mulai tampil di Thailand hingga melahirkan para pemenang Putri Remaja Nusantara 2025, Putri Budaya Indonesia 2023-2024, dan Putri Cilik Nusantara 2026.
Di balik kemeriahan panggung, festival ini menyimpan makna yang jauh lebih besar. Pesona Sabangau Fest 2026 menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Palangka Raya. Perayaan itu menjadi momentum memperlihatkan wajah Kota Palangka Raya yang kaya budaya sekaligus peduli terhadap alam.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Achmad Zaini menyampaikan, Sabangau merupakan anugerah luar biasa yang dimiliki Kota Palangka Raya. Kawasan tersebut dikenal sebagai bentang alam gambut tropis yang memiliki nilai ekologis tinggi. Sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat menyimpan kekayaan budaya, tradisi, kreativitas, hingga potensi ekonomi yang terus berkembang.
Melalui Pesona Sabangau Fest, seluruh potensi itu dipertemukan dalam satu panggung. Seni, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga semangat pelestarian lingkungan dirangkai menjadi harmoni yang memperkenalkan identitas Kota Palangka Raya kepada masyarakat luas. “Festival ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya dan kekayaan daerah,” ucap Achmad Zaini.
Suasana di lokasi pun menggambarkan harapan tersebut. Stan UMKM dipenuhi pengunjung yang berburu aneka kuliner dan produk kerajinan lokal. Di sisi lain, panggung hiburan terus menghadirkan pertunjukan yang membuat masyarakat betah berlama-lama. Anak-anak, orang tua hingga wisatawan tampak menikmati setiap sudut festival yang hidup sejak sore hingga malam.
Pemerintah kota sendiri berharap Pesona Sabangau Fest dapat berkembang menjadi agenda unggulan Kota Palangka Raya. Selain menarik kunjungan wisatawan, festival ini diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui peningkatan aktivitas UMKM, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, komunitas, dan masyarakat.
Zaini juga mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong, memperkuat toleransi, melestarikan budaya lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan. Kemajuan kota sendiri tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan warganya merawat identitas dan hidup harmonis.
Wali Kota Fairid Naparin menitipkan salam dan semangat Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya, Hari Jadi Kota Palangka Raya, dan HUT Kemerdekaan RI melalui Wakil Wali Kota Achmad Zaini. Ia berharap kegiatan itu menjadi energi bersama untuk terus berkarya, berinovasi, serta membawa Kota Cantik semakin maju dan membanggakan. (ter/ens)












