Kotawaringin Barat

Pentingnya Penguatan Organisasi

40
×

Pentingnya Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN: Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah saat prosesi pelantikan pergantian Ketua PMI Kobar di Aula Sangga Banua, Pangkalan Bun, Minggu (5/7/2026) lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Pesan Bupati Nurhidayah saat Pelantikan Pengurus PMI Kobar

PANGKALAN BUN – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan usai melalui proses pemilihan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI yang menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah kebijakan dan program kerja, sekaligus penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya.

Bupati Kobar Nurhidayah mengapresiasi yang setinggi-tingginya bagi kepengurusan sebelumnya selama ia menjabat sebagai Ketua PMI periode 2021-2026 atas dedikasi dan pengabdiannya demi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Kobar. Ia pun menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus baru agar menjadikan PMI Kobar terus berkembang sebagai organisasi yang kuat, adaptif, dan profesional.

“Bangunlahkerja sama yang solid, transparan, serta akuntabel dalam menjalankan roda organisasi. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga melalui tata kelola organisasi yang profesional,” ucapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kemampuan respons cepat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Hal ini mengingat Kabupaten Kobar memiliki tantangan geografis serta potensi bencana yang cukup beragam sehingga kehadiran PMI sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.

“PMI harus selalu siap siaga, cepat bertindak, dan tepat sasaran dalam memberikan bantuan darurat maupun pelayanan donor darah. Kehadiran PMI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Nurhidayah menegaskan soal kaderisasi dan pembinaan relawan. Ia menyebut bahwa denyut nadi PMI berada di tangan para relawan, sehingga pembinaan terhadap Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), dan Tenaga Sukarela (TSR) harus dilakukan secara berkelanjutan agar lahir kader-kader kemanusiaan yang tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung program-program PMI, baik dalam penguatan kapasitas organisasi maupun pemenuhan sarana dan prasarana penunjang. Diharapkan, PMI Kobar semakin menguatkan perannya, memberikan pelayanan terbaik, memperluas aksi kemanusiaan, serta menjaga kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tuturnya. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *