Isen MulangPalangka Raya

Dorong 5 Dapur MBG Beroperasi Jelang Ajaran Baru

38
×

Dorong 5 Dapur MBG Beroperasi Jelang Ajaran Baru

Sebarkan artikel ini
RAPAT : Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini memimpin rapat bersama Korwil BGN, satgas, mitra, serta kepala SPPG di Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (7/7/2026) lalu. FOTO HUMAS PEMKO UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Sebanyak lima dari sekitar 32 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palangka Raya hingga kini masih belum beroperasi menjelang dimulainya tahun ajaran baru 13 Juli 2026. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat proses pembukaan kembali dapur program makan bergizi gratis (MBG) agar layanan kepada para pelajar dapat kembali berjalan.

Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, pengelola lima SPPG yang masih berstatus penghentian sementara telah memenuhi persyaratan yang diminta Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga kelengkapan infrastruktur pendukung.

Menurut Zaini, Pemko Palangka Raya bersama Koordinator Wilayah BGN dan Satgas terus melakukan koordinasi agar izin operasional lima dapur tersebut segera diterbitkan. Bahkan, Satgas kembali mengirimkan surat kepada BGN sebagai tindak lanjut percepatan proses pembukaan.

Zaini menegaskan, percepatan operasional menjadi penting agar siswa penerima manfaat tidak kehilangan layanan MBG saat memasuki hari pertama sekolah.

“Harapan kami tentu lima dapur ini bisa segera beroperasi kembali sehingga anak-anak sudah dapat menerima manfaat program MBG saat tahun ajaran baru dimulai,” ujarnya, Selasa (7/7/2026) lalu.

Ia menjelaskan, dari sekitar 16 SPPG yang sebelumnya dikenai penghentian sementara, sebanyak 11 dapur kini telah kembali beroperasi. Sementara lima dapur lainnya tinggal menunggu persetujuan dari BGN meski seluruh persyaratan teknis telah dipenuhi.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 32 SPPG di Kota Palangka Raya. Tiga di antaranya memang belum pernah beroperasi, sedangkan lima dapur yang tersisa saat ini masih menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk kembali memberikan layanan MBG kepada para penerima manfaat. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *