Pulang Pisau

Dua Helikopter Lakukan Waterbooming Pemadaman Karhutla Tumbang Nusa

290
×

Dua Helikopter Lakukan Waterbooming Pemadaman Karhutla Tumbang Nusa

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Helikopter PT Aviasindo Global Trans OPS.PLY/N 814 AR saat melakukan waterbooming di area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Desa Tumbang Nusa, Kamis (9/6/2026). Ist

PULANG PISAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di areal lahan gambut Desa Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya yang terjadi sejak tanggal 2 Juli 2026 hingga sekarang ini api masih belum bisa dipadamkan.

Bahkan memasuki hari ke-7 (tanggal 8 Juli 2026) api kembali menyala dan Tim Gabungan kesulitan untuk memadamkan api sehingga diterjunkan dua unit helikopter untuk melakukan waterbooming di area kebakaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau Herman Wibowo saat dikonfirmasi Radar Kalteng membenarkan perihal tersebut.

” Iya, memasuki hari ke-8 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tumbang Nusa mendapatkan bantuan dua unit helikopter untuk melakukan waterbooming dilokasi kebakaran, ” kata Herman Wibowo, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan kebenaran lahan di Desa Tumbang Nusa yang terjadi sejak 2 Juli 2026 sebenarnya pada hari-6 sudah mau padam. Tetapi karena cuaca yang sangat panas dan angin kencang sehingga pada hari ke-7 api kembali menyala.

Untuk mengantisipasi kebakaran semakin meluas, pihak BPBD Kabupaten Pulang Pisau berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk meminta bantuan helikopter kepada BNPB melakukan waterbooming dilokasi kebakaran.

” Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalteng kepada BNPB sehingga hari ini dua helikopter PT Aviasindo Global Trans OPS.PLY/N 814 AR diterjunkan untuk melakukannya waterbooming di lokasi kebakaran dan berharap api dapat dipadamkan sehingga kebakaran lahan di Desa Tumbang Nusa tidak meluas, ” pungkasnya

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa karhutla di Desa Jabiren Raya telah mencapai luasan lahan 31,5 hektar.

Tim Gabungan Karhutla yang terdiri dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Pulang Pisau, Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan, Manggala Agni, TNI – Polri, UPT KPHP Kahayan Hilir, KPSHK, Camat Jabiren Raya dan Kades Tumbang Nusa terus berjibaku melakukan pemadaman.

Karena area yang terbakar merupakan lahan gambut, banyak semak belukar, cuaca yang sangat panas, ketersediaan air dilapangan yang relatif susah untuk didapatkan, termasuk medan lapangan cukup berat dan sulit untuk dijangkau sehingga Tim kesulitan untuk memadamkan api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *