Barito Timur

Wabup Lepas Peserta Sinode Umum XXV GKE

34
×

Wabup Lepas Peserta Sinode Umum XXV GKE

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN : Wakil Bupati Barito Timur Adu Mula Nakalelu melepas peserta Sinode Umum XXV GKE asal Bartim yang akan mengikuti sidang sionde di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Senin (6/7/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Ajak Gereja Perkuat Sinergisitas Membangun Daerah Bartim

TAMIANG LAYANG – Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu melepas peserta Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) asal Kabupaten Barito Timur yang akan mengikuti persidangan sinode di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya pada 7–11 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, wabup menegaskan pentingnya sinergisitas antara pemerintah dan gereja dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis, religius, dan sejahtera.

Pelepasan itu berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin (6/7/2026), dan dihadiri forkopimda, anggota DPRD Bartim, asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, tokoh agama, pimpinan gereja, serta para peserta Sinode Umum XXV GKE dari Bartim.

Mewakili Pemkab Bartim, Adi Mula Nakalelu mengapresiasi seluruh peserta yang mendapat kepercayaan menjadi delegasi daerah dalam forum GKE tersebut. Menurutnya, keikutsertaan para peserta merupakan kehormatan sekaligus amanah besar untuk turut berkontribusi menentukan arah pelayanan gereja di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang akan mengikuti Sinode Umum XXV GKE. Kepercayaan ini hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi kesempatan untuk membawa nama baik daerah,” ujar Adi.

Ia menegaskan, gereja memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Selain menjalankan fungsi pelayanan rohani, gereja juga menjadi mitra pemerintah dalam membangun karakter masyarakat melalui nilai-nilai kasih, kejujuran, persaudaraan, toleransi, dan semangat gotong royong.

Wabup mengajak seluruh tokoh gereja terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menghadirkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, sinergi pemerintah, gereja, tokoh adat, dunia usaha, dan seluruh komponen masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan Bartim yang maju, aman, damai, dan sejahtera. Pembangunan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik, tapi juga melalui pembangunan karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Kepada para peserta Sinode, Adi Mula Nakalelu berharap agar mereka dapat menjadi duta Bartim yang membawa semangat persaudaraan, menjaga nama baik daerah, serta aktif memberikan pemikiran dan gagasan yang konstruktif demi kemajuan GKE maupun masyarakat secara umum.

Wabup mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mewujudkan visi Barito Timur SEGAH (Gumi Jari Janang Kalalawah) yang maju, harmonis, religius, berdaya saing, dan sejahtera. (har/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *