DPRD Kalimantan Tengah

‎DPRD Minta Keselamatan Aparat Jadi Prioritas

41
×

‎DPRD Minta Keselamatan Aparat Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎ ‎

‎‎PALANGKA RAYA – Tragedi yang menewaskan seorang anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan mendapat perhatian serius dari DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto menyampaikan belasungkawa dan berharap keselamatan aparat jadi prioritas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

‎“Kami merasa prihatin dan mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada aparat kepolisian yang gugur dalam melaksanakan tugas. Yang kami tekankan adalah bahwa aparat juga manusia. Karena itu, kehati-hatian harus tetap dijaga,” ujarnya, Jumat (3/7).

‎Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa operasi pemberantasan narkoba memiliki tingkat risiko yang tinggi. Karena itu, setiap tahapan penindakan harus dilaksanakan dengan memperhatikan prosedur dan perencanaan yang matang agar keselamatan personel tetap menjadi prioritas.

‎Ia menilai kepatuhan terhadap standar operasional prosedur menjadi salah satu kunci untuk meminimalkan risiko di lapangan. Menurutnya SOP yang ada tentunya harus ditaati dan dilaksanakan semaksimal mungkin sehingga tidak terjadi hal-hal seperti yang terjadi di Katingan.

“Kami berharap penanganan dan penangkapan kasus narkoba dilakukan dengan lebih hati-hati sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pelaku dapat ditangkap tanpa menimbulkan korban dari pihak mana pun,” kata Sugiyarto

‎Sugiyarto menambahkan, maraknya peredaran narkoba saat ini menuntut keseriusan semua pihak, baik pemerintah maupun aparat penegak hukum. “Ancaman jaringan narkotika yang semakin luas membuat upaya pemberantasan tidak bisa dilakukan secara biasa, sehingga pihak kepolisian tentu membutuhkan strategi yang matang dan dukungan lintas sektor,” ucapnya.

‎Ia berharap tragedi di Katingan menjadi evaluasi bersama dalam memperkuat pola penanganan kasus narkoba. Dengan langkah yang lebih terukur dan mengutamakan keselamatan personel, penegakan hukum diharapkan tetap berjalan efektif tanpa harus kembali memakan korban.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *