PALANGKA RAYA – Upaya menjaga kebersihan lingkungan dinilai tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Peran aktif masyarakat melalui budaya gotong royong menjadi kunci penting untuk memastikan saluran air atau drainase tetap bersih dan berfungsi optimal.
Wakil Ketua I Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hap Baperdu mengajak masyarakat untuk kembali menggalakkan gotong royong, khususnya dalam membersihkan drainase di kawasan permukiman penduduk.
Menurut dia, kebersihan drainase memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya genangan air maupun banjir saat musim hujan. Karena itu, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan saluran air sangat diperlukan.
“Drainase yang bersih akan membantu aliran air berjalan lancar sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan banjir. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama,” ujarnya, belum lama ini.
Hap menambahkan, saluran drainase yang kotor dan tersumbat sampah juga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk yang dapat memicu berbagai penyakit. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran air.
Selain mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, ia juga meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk terus melakukan pemeliharaan dan pembersihan drainase secara berkala, terutama di kawasan yang rawan mengalami penyumbatan.
Dijelaskannya, sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting. Jika drainase terawat dengan baik, maka lingkungan akan lebih sehat, nyaman, dan risiko banjir dapat diminimalkan,” pungkasnya. (ifa)












