DPRD Palangka Raya

Ketua Dewan Dukung Transformasi Palangka Raya Fair

103
×

Ketua Dewan Dukung Transformasi Palangka Raya Fair

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi.

PALANGKA RAYA – Transformasi penyelenggaraan Palangka Raya Fair 2026 yang tidak lagi sekadar menjadi ajang hiburan dan pasar malam mendapat dukungan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Subandi.

Perubahan konsep yang mengedepankan kolaborasi ekonomi kreatif serta mempertemukan pelaku usaha dengan investor dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian daerah.

Subandi mengatakan, Palangka Raya Fair perlu diarahkan menjadi wadah yang mampu mendorong pertumbuhan usaha lokal melalui perluasan jaringan bisnis dan pembukaan peluang investasi. Dengan konsep tersebut, kegiatan tahunan itu diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurut dia, perubahan konsep dari sekadar arena pameran dan hiburan menjadi ruang pengembangan usaha merupakan terobosan yang patut diapresiasi. Terlebih, kegiatan tersebut melibatkan berbagai sektor ekonomi kreatif, mulai dari UMKM, industri kopi, komunitas seni, hingga pelaku usaha makanan dan minuman.

“Palangka Raya Fair harus menjadi ruang yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan investor. Jika kolaborasi ini berjalan baik, maka akan tercipta peluang usaha baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Subandi, Minggu (21/6/26).

Ia menambahkan, kehadiran investor harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus menjalin kerja sama yang berkesinambungan. Dengan demikian, Palangka Raya Fair tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga membuka kesempatan pengembangan usaha yang lebih besar.

Selain itu, Subandi juga menyambut baik hadirnya konsep Coffee Week yang menjadi salah satu agenda unggulan pada penyelenggaraan tahun ini. Ia menilai industri kopi memiliki potensi besar karena tidak hanya menguntungkan pelaku usaha kedai kopi, tetapi juga menggerakkan rantai ekonomi yang lebih luas, termasuk sektor makanan dan minuman.

Dijelaskannya, pengembangan subsektor ekonomi kreatif seperti industri kopi perlu terus didukung karena mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.

Subandi berharap seluruh rangkaian kegiatan Palangka Raya Fair 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus memiliki nilai tambah bagi perekonomian warga, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat fondasi ekonomi daerah di tengah persaingan yang semakin kompetitif. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *