Feature

Lima Lolos Skrining, Senyum Baru di Hari Bhayangkara

731
×

Lima Lolos Skrining, Senyum Baru di Hari Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
BERKUNJUNG : Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengunjungi salah satu pasien operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (17/6/2026). HUMAS POLDA UNTUK RADAR KALTENG

Dari Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing Gratis

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 dimanfaatkan Polda Kalimantan Tengah untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui program bakti kesehatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis, sejumlah pasien mendapat kesempatan memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui tindakan medis yang selama ini sulit mereka akses.

PROGRAM kemanusiaan yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, Rabu (17/6/2026) tersebut menjadi secercah harapan bagi keluarga pasien. Selain membantu memperbaiki kondisi fisik, operasi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, terutama anak-anak yang selama ini mengalami kendala berbicara maupun berinteraksi sosial.

“Melalui Bakti Kesehatan Polri ini, kami ingin hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga operasi yang dilaksanakan dapat menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik, meningkatkan kesehatan, kepercayaan diri, serta menghadirkan harapan dan senyuman baru bagi para pasien,” ungkap Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Sebelum menjalani operasi, para peserta lebih dulu mengikuti tahapan skrining kesehatan yang dilakukan tim medis. Dari tujuh pasien yang mendaftar, lima orang dinyatakan memenuhi persyaratan medis untuk menjalani tindakan operasi, sedangkan dua lainnya masih memerlukan pemantauan lanjutan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Karumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr Anton Sudarto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat yang diwujudkan melalui pelayanan kesehatan.

Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak sekadar memperbaiki penampilan fisik pasien. Tindakan tersebut juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berbicara, makan, hingga mendukung tumbuh kembang anak secara lebih optimal.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para pasien dan keluarganya. Dengan kondisi kesehatan yang lebih baik, mereka memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih percaya diri,” tambah Anton.

Pelaksanaan program ini turut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Smile Train Indonesia dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara. Kolaborasi tersebut memungkinkan pelayanan operasi diberikan tanpa biaya kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan pendampingan selama proses pengobatan dan pemulihan.

Selain tindakan operasi, keluarga pasien juga memperoleh edukasi kesehatan dan konsultasi medis. Pendampingan itu dinilai penting agar proses pemulihan pascaoperasi berjalan maksimal serta membantu keluarga memahami langkah perawatan yang harus dilakukan di rumah.

“Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Kami berharap tindakan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masa depan mereka,” tegas Kabiddokkes Polda Kalteng, Kombes Pol dr. Yusuf Kidingallo.

Raut bahagia tampak dari para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama proses pemeriksaan. Bagi mereka, program ini bukan hanya layanan kesehatan gratis, tetapi juga kesempatan menghadirkan masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *